SuaraBanten.id - Kebakaran yang terjadi di SDN 12 Cilegon, Rabu (5/10/2022) dini hari sekira 02.40 WIB menyebabkan tiga ruang kelas dan lorong kantin ludes terbakar. Akibat insiden kebakaran tersebut, pembelajaran puluhan siswa terganggu alias diliburkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Heni Anita Susila mengatakan, terdapat 86 siswa yang terganggu kegiatan belajar mengajarnya akibat insiden SDN 12 Cilegon terbakar itu.
Karena itu, pihaknya akan menjadwalkan kembali agar para siswa SD yang berada di di Lingkungan Tumenggung, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon , Banten itu tetep bisa mengikuti KBM di sekolah.
"Hari ini sudah diliburkan, tapi besok sudah mulai bisa ikut KBM lagi, di shift," ucapnya.
Pembelajaran puluhan siswa itu terganggun lantaran ada 3 kelas yang terbakar habis hingga rata. Selain itu, terdapat gudang hingga kantin yang turut terbakar.
"Ada 3 ruang kelas yang terbakar, kelas 6 dua kelas sama kelas 5 satu kelas," ujarnya.
"Dilorong itu juga ada kantin sama gudang, hari ini diliburkan tapi besok mulai KBM lagi," imbuhnya.
Sementara itu, Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin yang meninjau lokasi mengklaim bangunan SD yang sempat terkabar habis akan segera dibangun kembali.
"Saya sudah arahkan, besok sudah mulai diadakan kegiatan pembersihan dan perencanaan yang matang," tegasnya.
Baca Juga: Tiga Ruangan di SDN 12 Cilegon Terbakar, Diduga Akibat Konsleting Lampu Kantin
Maman mengaku, akan segera melaporkan insiden itu kepada Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian. Menurutnya, pembangunan sekolah itu akan menggunakan dana tidak terduga.
"Tidak menyalahi aturan karena ini merupakan tempat kegiatan belajar mengajar yang harus sesegera mungkin," ucapnya.
"Saya minta 50 hari kerja dari sekarang," sambungnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Kebocoran Gas Diduga Picu Kebakaran Pabrik Tahu di Pesanggrahan
-
Pemadam Kebakaran dan Kepercayaan Publik yang Tumbuh dari Pengalaman Nyata
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Banjir Ancam Produksi Padi Lebak, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Total
-
Bak Film Laga, Detik-detik Calo Akpol Rp1 Miliar Tabrak Mobil Polisi Saat Ditangkap
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 23: Bedah Peta Kekayaan Harta Karun Tambang Indonesia
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 112: Bedah Tuntas Singkatan dan Akronim
-
Pengeroyok Staf KLH dan Wartawan di Serang Divonis 7 Bulan Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa
-
Konsumsi Susu RI Rendah, Media Diminta Berperan Lewat Anugerah Jurnalistik 2026
-
Siapa Pelakunya? Teka-teki Pembongkaran Makam Warga di Jawilan, Polisi Buru Jejak yang Tertinggal