SuaraBanten.id - Puluhan sopir angkutan kota (angkot) di Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan kenaikan harga BBM alias Bahan Bakar Minyak beberapa hari lalu. Mereka mengeluhkan harga BBM bersubsidi naik namun tarif angkot masih belum juga naik.
Salah seorang sopir angkot, Didi mengatakan, dengan kenaikan harga BBM seharusnya tarif angkot juga naik.
“Jika tarif angkot gak naik tentunya para sopir angkot akan mengalami kerugian. Biasanya kita ngisi bensin sehari cukuplah Rp100 ribu, tapi dengan naiknya BBM kita harus nambah lagi pengeluaran, tapi ongkos masih aja sama dan gak naik,” kata Didi, Rabu (7/9/2022) dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id).
Didi meminta Dinas Perhubungan atau Dishub Kabupaten Lebak segera memperhatikan nasib sopir angkot yang terkena imbas kenaikan harga BBM.
“Cobalah bantu kami untuk bisa menaikan tarif angkot agar kami para sopir tidak pusing dengan kenaikan BBM ini,” ujarnya.
Menanggapi permintaan sopir angot, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rully Edward mengungkapkan, pihaknya akan membantu namun harus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk membahas perihal ini.
“Kita perlu menggelar rapat dulu dengan Provinsi dan Pemerintah Pusat, karena kita kan tidak punya dasar hukum yang kuat ya, kalau menentukan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, terkait adanya sopir yang menaikan tarif angkot secara sepihak, saat ini Dishub Kabupaten Lebak belum mempunyai dasar yang kuat untuk melakukan penindakannya.
“Saat ini tarif yang digunakan oleh para sopir angkot di Kabupaten Lebak, berdasarkan pada tarif tahun 2016,” ujarnya.
Baca Juga: Korupsi Pengadaan Lahan SMKN 7 Tangsel Libatkan Tim Sukses Gubernur Banten, Ini Perannya
Berita Terkait
-
Rempugan, Tradisi Perempuan Lebak Menjaga Warisan Pangan Leluhur
-
Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar
-
Sinyal Kenaikan Harga BBM Pertamax Cs di Bulan Oktober 2026
-
Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid
-
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor
-
BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar
-
HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat
-
Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya