SuaraBanten.id - Baru-baru ini video detik-detik Fraksi PKS atau Partai Keadilan Sejahtera di DPR RI dengan tegas menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) viral di media sosial.
Dalam video viral tersebut, tampak seluruh Anggota Fraksi PKS walk out dari sidang paripurna DPR RI pada Selasa (6/9/2022) kemarin.
Diketahui, sidang tersebut membahas agenda pengambilan keputusan soal RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2021.
Namun, pada saat ketua DPR, Puan Maharani bertanya kepada tiap fraksi terkait pengesahan undang-undang, wakil Ketua Fraksi PKS, Mulyanto melakukan interupsi dan memberi pernyataan sikap terkait kenaikan BBM.
Menurutnya kenaikan harga BBM sangat memberatkan masyarakat. Ia pun dengan tegas menyatakan penolakan atas kenaikan harga BBM.
"Kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat melalui PKS dengan ini kami menyatakan bahwa fraksi PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi karna ini jelas-jelas memberatkan masyarakat," katanya dalam video yang viral di TikTok itu.
Mulyanto juga menyinggung soal demo yang terus menerus dilakukan di depan Kantor DPR RI terkait penolakan harga BBM naik.
"Hari ini di depan demo terus dilaksanakan oleh masyarakat, kami mendukung demo-demo masyarakat atas penolakan ini. Karenanya dengan ini kami fraksi PKS menyatakan walk out dari forum ini. Demikian, terimakasih," imbuh wakil Ketua Fraksi PKS tersebut.
Dibarengi dengan beberapa anggota yang mengangkat secarik kerta bertuliskan "PKS Menolak Kenaikan Harga BBM" dan bersorak "Merdeka" mereka lantas keluar dan meninggalkan tempat sidang tersebut.
Baca Juga: Tarif Ojol Zona 1 Ikutan Naik, Ini Besarannya
Melihat unggahan tersebut warganet lantas ramai memberikan berbagai respon, dan tak sedikit yang mendung aksi dari Fraksi PKS tersebut.
"masalahnya bukan bbm aja tar yang naik, bahan pokok sm makanan ikut naik. tar pas bbm turun lagi makanan ga ikut turun lagi (emot tenda tanya)," kata akun @h****l.
"mewakili masyarakat... PKS di depan dan di hati," imbuh @sa****bi. "pks bersama masyarakat," ungkap @sa****20.
"seharusnya naik bbm dibarengi naiknya umr/umk . karena bbm kebutuhan pokok kami.," timpal @Ba****en.
"negara kita itu negara demokrasi semangat pejuang," ujar @al*************ar.
Kontributor : Mira puspito
Tag
Berita Terkait
-
Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI
-
Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu
-
Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock
-
Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar
-
Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu