Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 11:48 WIB
Deolipa Yumara dan Ferdy Sambo (Tangkapan layar/twitter)

SuaraBanten.id - Seto Mulyadi atau Kak Seto yang merupakan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) mengatakan bila dirinya akan mengupayakan perlindungan terhadap anak Ferdy Sambo baru-baru ini viral di media sosial.

Video viral Kak Seto itu nampaknya mendapat banyak cibiran dari netizen, serta beberapa orang tak terkecuali mantan pengacara Richard Eliezer atau Bharada E, Deolipa Yumara.

Dalam unggahan video akun TikTok @dioysius, Deolipa Yumara yang kala itu menjadi pembicara disalah satu acara televisi memberikan sindiran terhadap aksi Kak Seto yang ingin melindungi anak Ferdy Sambo.

"Kepada Kak Seto, Kak Seto ngapain Kak Seto ngurusin anaknya pak Ferdy Sambo. Anak di jalanan banyak pak, di pinggir jalan di blok M, di Depok, dimana itu di Cilincing lebih banyak lagi tuh anak terlantar," ucap Deolipa

Baca Juga: Jadi Sanksi Terberat Ferdy Sambo di Sidang Kode Etik, Apa Itu PTDH?

"Ngapain bapak capek-capek ketemu Ferdy Sambo untuk bilang anaknya dijaga, buat apa pak ? Pak jangan bikin malu Psikologi UI pak, saya Psikologi UI pak malu saya pak," imbuhnya.

Meskipun anak Ferdy Sambo mendapat perundungan namun ia juga membandingkan dengan masalah anak yang ada di Cilincing dan mengatakan jika Kak Seto hanya sedang pansos belaka.

"Yah anak di jalanan lebih banyak perundungan, anak bapak dirundung gak ? kan banyak. Di Cilincing itu paling banyak anak ditundung sampai ngomongnya ngawur kalau ngomong tuh yah. Itu mending dia belain sana ngapain dia belain di sana," katanya

"Topik disana kan udah kaya ada keluarga besarnya, dijaga keluarga besarnya ngapain Kak Seto pansos-pansos disitu, bikin malu saya aja," sambung pengacara lama Bharada E itu

Tak hanya itu, Deolipa Yumara juga memberikan spekulasi dari motif pembunuhan Brigadir Yoshua.

Baca Juga: Viral Iwan Fals Nyanyi Aitakatta Bareng JKT48, Warganet: Jadi New Center Cocok Om

"Yoshua bukanlan LGBT, satu. Elizer bukanlan LGBT, dua kemudian ketiga, Ferdy Sambo adalah biseksual, tiga saya kalim itu. Yang keempat adalah motif sebenarnya adalah karena si kuat, kuat ini orang sipil tapi pengen berkuasa di polisi," tutur Deolipa

"Dia si pak kuat Ma'aruf, dia ini kan selalu berantem sama di Yoshua karena dia pengen dianggap oleh Sambo sebagai orang yang pertama-tama menjaga Sambo. Sehingga timbullah propaganda-propaganda si kuat dia bikin cerita tentang Yoshua ini jelek, jelek, jelek, kan dia bikin propaganda ke Sambo. Karena Sambo psikopat dia terima telepon marah dia," jelasnya

"Informasi ini dia dapet dari siapa ? Bharada E ?," tanya presenter

"Tenang aja, saya kan psikolog ya kan, udah disitu aja dulu. Ya udah motifnya di situ aja yang penting pak Kapolda mundur, Kak Seto ngurusin orang-orang di Cilincing atau gak anak-anak. Ngapain ngurusin sana," jawabnya

Melihat video unggahan tersebut membuat netizen banyak memberikan komentar beragam bahkan ada pula yang menandai akun pribadi Kak Seto dalam video itu.

"kan ada duitnya bang...," kata akun @De****in

"bang deolipa berani bingitt,"ungkap @Ye****op

"sukak bangettt gw gaya- Nya bang DEOLIPA Kereeeen bangett bang ,gw SUKAK gaya Loe," imbuh @Ri****ie

"kak seto lagi sibuk benerin poni," timpal @al****ro

"@kakseto dengerin bosss," kata @B***a

Kontributor : Mira puspito

Load More