SuaraBanten.id - Mantan Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi membongkar data 43 kelurahan di Kota Cilegon yang menjadi titipan partai politik pengusung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta.
Iman blak-blakan soal puluhan lurah titipan itu saat menyampaikan sambutan pada Pelantikan Pengurus Kecamatan Partai Golkar Jombang dan Purwakarta di Lapangan terbuka di Lingkungan Cigiceh, Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu (25/6/2022).
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Cilegon menyebut ada lurah Berkarya dan ada juga lurah PKS.
"Hari ini beredar, ada di WhatsApp saya daftar lurah dan camat ditulisin, lurah (Jatah) Partai Berkarya, lurah PKS," ungkap Iman.
Meski dihadiri ratusan masyarakat, Iman tak ragu membacakan pesan dalam WhatsApp-nya. Kata Iman, pesan tersebut menyampaikan data 43 Kelurahan di Kota Cilegon yang diduga merupakan jatah dari Partai Berkarya dan PKS.
"Ya, ini saya sebutkan ini, saya bacakan Kelurahan Jombang Wetan Berkarya, namanya Nurul Jannah. Kedua Kelurahan Masigit Berkarya, Mulyadi namanya. Sukmajaya jatah PKS namanya irfan sanjaya, Kelurahan Panggungrawi jatah PKS ditulis PKS nya, Agustiana Hermawati. Kelurahan Gedong Dalem, Berkarya, Nahrun Sukardi," ungka Iman sambil membacakan lampirannya.
"Banyak banget 43 kelurahan, saya gimana bisa ngarang wong lampirannya begini, saya sebutkan saja," imbuhnya.
Iman mengatakan, Lurah merupakan pelayanan masyarakat bukan pelayan partai politik. Menurutnya, hal demikian tidak sepantasnya dilakukan.
Iman juga bahkan menuturkan saat ia memimpin sebagai Wali Kota Cilegon tidak pernah melalukan hal seperti itu.
Baca Juga: Sapi Kurban ngamuk di Pagedangan Tangerang, Diduga Stres
"Ini saya tanya lurah ini diangkat untuk melayani masyarakat atau melayani partai? Kan melayani masyarakat! engga boleh kalo ada lurah di jatahkan," tegas Iman.
"Dulu saya memimpin Kota Cilegon engga ada itu di tulis dalam lampiran lurah ini jatah Partai Golongan Karya (Golkar). Tapi hari ini, sudah dijelaskan bahwa lurah dan camat jatah dari partai partai politik," sambungnya.
"Itu tidak boleh, dampaknya tidak bagus. Biarkan partai politik berkompetisi, ASN tidak boleh ikut ikutan hal demikian. Kalo mengikuti hal yang melanggar aturan Partai Golkar bakal laporkan ini dan akan dikenakan sanksi sesuai aturan," ujarnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Aksi Buang Sampah Warnai Protes di Kantor Wali Kota Tangsel
-
Tragedi Kripto dan Kanker, Membedah Motif Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS
-
Polisi Beberkan Kaitan Pencurian di Rumah Eks DPRD dengan Anak Politikus PKS
-
BPBD Lebak Naikkan Status Siaga Banjir, Warga di Bantaran Sungai Ciujung Diminta Waspada
-
DPRD Lebak Dorong Penindakan Tambang Ilegal demi Cegah Bencana Ekologi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Tanggapi Penolakan Sampah Tangsel, Sekda Banten: Kota Serang Harus Diskusi dengan Warga
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel
-
Awal Tahun yang Kelam bagi Kades Sidamukti: Jadi Tersangka Korupsi Usai Tilap Uang Negara Rp500 Juta