SuaraBanten.id - Praktik dugaan pecaloan calon pekerja PT Nikomas Gemilang di Kabupaten Serang, Banten semakin menggila. Menurut informasi untuk bekerja di perusahaan yang memproduksi sepatu tersebut, para calo mematok tarif Rp30 juta untuk calon tenaga kerja pria dan Rp20 juta untuk calon tenaga kerja wanita.
Salah satu warga, Sabila (bukan nama sebenarnya) mengaku pernah mencoba melamar ke PT Nikomas dan pernah diminta sejumlah uang untuk “pelicin” agar diterima sebagai karyawati.
“Iya, bilangnya dijamin kerja, nggak kontrak langsung jadi karyawan tetap,” ujarnya berbincang dengan BantenNews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Senin (20/6/2022).
Sementara warga lainnya berinisial MP, karyawan di PT Nikomas Gemilang menuturkan praktik percaloan di tempatnya bekerja bukan rahasia.
“Ya begitu, kalau di sini sudah jadi rahasia umum kalau mau kerja ya ada biaya adminnya. Tapi memang enaknya di sini nggak kaya tempat lain yang kontrak. Langsung karyawan tetap kalau di sini,” ujarnya.
Sebelumnya, spanduk berisi keluhan masyarakat sekitar kawasan PT Nikomas Gemilang viral di media sosial. Spanduk dengan cat tersebut berisi tulisan
“Sedih Lur, Loker (lowongan kerja) Nikomas banyak warga Tambak menganggur,” tulisan dalam spanduk.
Spanduk tersebut tertulis “Ya Allah jaluk duit 30 juta gona megawe ning Nikomas (ya Allah minta uang Rp30 juta buat masuk kerja di Nikomas),” begitu bunyinya.
BantenNews.co.id (Jaringan SuaraBanten,id) masih berupaya menghubungi pihak PT Nikomas Gemilang hingga berita ini dibuat.
Baca Juga: Belasan Pelajar Konvoi Bawa Sajam di Green Lake City Digelandang Polisi, Diduga Hendak Tawuran
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano