SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian angkat suara terkait penangkapan Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Cilegon yang kini menjadi Asda III Pemkot Cilegon, Ujang Iing atas dugaan korupsi pembangunan depo sampah di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Banten.
Selain Ujang Iing, beberapa waktu lalu Kepala Dinas Perhubungan atau Kadishub Cilegon Uteng Dedi Apendi juga ditangkap atas kasus suap izin parkir yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp530 juta.
Meski kedua bawahannya ditangkap Kejari atas kasus korupsi, Helldy Agustian memastikan kasus tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Wali Kota Cilegon.
"Saya sudah sampaikan kepada seluruh OPD agar tidak lagi terjadi kasus seperti itu, kasusnya kan kasus 2019, artinya kan di zaman kami tidak ada hal-hal seperti itu," ujar Helldy, Kamis (2/6/2022).
erkait ditangkapnya Ujang Iing, Helldy mengaku turut prihatin dengan adanya penangkapan di Lingkungan Pemkot Cilegon. Namun, Helldy mengaku menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum (APH).
"Saya turut prihatin pastinya, tapi kami juga tentunya menghargai proses hukum oleh APH dalam hal ini Kejari, karena kita harus tunduk dan patuh terhadap hukum," kata Wali Kota Cilegon.
Agar tak terjadi lagi kasus yang sama di Lingkungan Pemkot Cilegon, Helldy mewanti-wanti para pejabat di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemkot Cilegon untuk transparan dalam penjalankan program kerjannya.
"Tentunya dengan cara-cara transparan, dengan cara mengecek pekerjaan-pekerjaan dengan rutin (melalui) tim khusus di setiap OPD supaya bisa mengevaluasi," tuturnya.
"Mungkin kan selama ini kita tidak turun langsung mengevaluasi itu," tutupnya.
Baca Juga: Terungkap! Ini Identitas Mayat Terbungkus Karung di Legok Tangerang, Ternyata Korban Perampokan
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur
-
Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan
-
Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027
-
Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan
-
Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut