SuaraBanten.id - Video viral iring - iringan mobil Bupati Pandeglang, yang diduga senggol mobil Ambulance relawan FBN, Kamis 19 Mei 2022 lalu di Jalan Raya Saketi - Labuan mendapatkan sorotan dari berbagai pihak.
Bupati perempuan di Kota Santri tersebut, langsung perintahkan Kasatpol PP Pandeglang mendatangi Sekretariat relawan FBN di wilayah Serang, Banten, untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.
Meski hal tersebut bukan lah unsur kesengajaan, namun sebagai Kepala Daerah pihaknya harus tetap rendah hati dan tidak suudzon tapi harus husnudzon.
"Sebagai Kepala Daerah Ibu (sebut dirinya, red) harus tetap berprasangka baik. Apalagi relawan itu juga merupakan banyak membantu kita juga pemerintah daerah," ungkap Bupati Pandeglang Irna Narulita melalui telepon selulernya, Sabtu 21 Mei 2022.
Mengutip dari video kunjungan Kepala Pelaksana Tugas Satpol PP Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta di Sekretariat FBN di wilayah Serang Banten, Plt Kasatpol PP tersebut menyampaikan klarifikasi dan permohonan maafnya atas kejadian yang viral di sejumlah media sosial.
"Kejadian kemarin yang viral bukan semata - mata kesengajaan. Dan kami pun minta maaf apabila tugas kami menggangu dan bersinggungan dengan mobil relawan," ungkap Fahmi.
Dalam video yang berdurasi 2,03 menit tersebut, Plt Kasat Pol PP didampingi oleh salah seorang anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi Gerindra, Erin Fabiana Ansori.
Fahmi kembali menyampaikan permohonan maafnya, kata dia, kejadian tersebut menjadi edukasi bagi dirinya. "Intinya, kami minta maaf karena ini bukan semata - mata kesengajaan, tapi karena ketidak tahuan," tandasnya.
Kontributor : Samsul
Baca Juga: Kibarkan Bendera LGBT, Kedubes Inggris Dituntut Meminta Maaf dan Hormati Nilai-nilai di Indonesia
Berita Terkait
-
Kibarkan Bendera LGBT, Kedubes Inggris Dituntut Meminta Maaf dan Hormati Nilai-nilai di Indonesia
-
Ngakak! Bocah Ini Marah Fotonya Tak Ada di Album Pernikahan Orangtuanya
-
Geger, Penampakan Sosok Putih Bungkuk Berjalan di Dalam Masjid, Warganet: Gak Berani Lihat Video
-
Viral Video Rombongan Pemuda Bawa Sajam di Bantul, Polisi Amankan 17 Remaja
-
Viral Bapak-bapak Pakai Sarung Setor Uang Bergepok-gepok Gunakan Kantong Kresek, Publik Langsung Insecure
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger