SuaraBanten.id - Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang di Pelabuhan Merak yang menyebabkan tenda pemudik sepeda motor roboh ternyata memakan korban.
Menurut informasi yang dihimpun SuaraBanten.id, tenda pemudik sepeda motor roboh sebanyak dua kali. Peristiwa tenda pemudik sepeda motor roboh tersebut memakan korban satu keluarga yang tertipa hingga anaknya menangis dan teriak histeris.
Tenda tersebut pertama kali roboh sekira pukul 18.35 WIB. Namun, saat roboh pertama tenda pemudik sepeda motor saat itu kondisinya dala keadaan sepi dan tidak ada korban.
Semantara, saat roboh kedua kalinya yakni sekira pukul 23.00 WIB, di bawah tenda tersebut terdapat dua motor. Satu motor berhasil menyelamatkan diri dan satu motor lainnya yang dinaiki sekeluarga Ibu, anak dan bapak tertimpa robohan tenda.
Salah satu pedagang kopi di Pelabuhan Merak, Novi Sari (33) mengatakan, robohnya tenda disebabkan hujan dan angin kencang dari jam 5 sore.
Novi menceritakan tenda pemudik itu dua kali roboh. Saat rooh pertama kali tidak begitu parah, sedangkan pada saat roboh kedua kali, tenda tersebut menimpa pemotor ibu, bapak dan anak perempuannya.
"Anaknya nangis kencang, karena tertimpah besi, belum diketahui parahnya tapi dia nangis histeris saya juga ikut teriak" ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, Kejadian peratama tenda roboh belum ada pemudik motor lewat, yang kedua ada 2 motor.
Baca Juga: Pelabuhan Merak Diterjang Cuaca Ekstrem, Tenda Pemudik Sepeda Motor Roboh
"Nah roboh kedua itu saat ada dua motor si Bapa ibu dan anak, sama satu lagi dia sempat ngeles menyelamatkan diri, yang ibu bapa dan anak itu gasempet, terus tertimpah," tuturnya.
"Saya juga ikut teriak, lagi bengong dagang liat ada yang kentimpah teriak kenceng apalagi anaknya, saya langsung inget anak juga," tambahnya.
Pada saat kejadian tersebut pemudik lain dan petugas kepolisan, langsung bergerak menolong.
"Semua gerak lari membantu yang tertimapah tersebut," pungkasnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Pelabuhan Merak Diterjang Cuaca Ekstrem, Tenda Pemudik Sepeda Motor Roboh
-
BREAKING NEWS! Pelabuhan Merak Dihantam Cuaca Ekstrem, Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang
-
Kejati Banten Periksa Dua Bendahara Samsat Kelapa Dua Tangerang, Terkait Dugaan Kebocoran Kas
-
Syarat Mudik Lebaran 2022 Melalui Pelabuhan Merak, Belum Vaksin Bolehkah?
-
Pemudik Sepeda Motor Nekat Terobos Petugas Pelabuhan Merak, Naik Kapal Sambil Geber Knalpot
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban