SuaraBanten.id - Sejumlah warga korban banjir Desa Citereup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten antre untuk mendapatkan bantuan air bersih dari swasta, Minggu (6/3/2022).
Tak hanya air bersih, JHL Group juga memberikan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir. Kebetulan, lokasinya tak jauh dari pembangunan perkebunan vanili yang tengah dikelola perusahaan tersebut.
Menembus lumpur dan tanah basah sisa-sisa banjir, Tim JHL Group memberikan air bersih dan ratusan paket sembako bagi warga sekitar.
Sebanyak dua truk bantuan air bersih pun disiagakan oleh JHL Group. Dengan membawa galon kosong, warga berbondong-bondong antre menerima bantuan air lantaran masih kotornya air di rumah mereka.
penyaluran bantuan itu turut dihadiri Camat Panimbang Kosasih, Lurah Citereup Oman Suherman, Kapolsek Panimbang AKP Sugiar Ali Munandar dan perwakilan Koramil Panimbang.
Vice Presiden (VP) Marketing & Sales JHL Group Khairunnisa Humairoh menuturkan, ada 16 ribu liter air bersih dan 100 sembako yang dibagikan untuk warga sekitar. Termasuk alat-alat kebersihan seperti karbol dan alat pembersih.
"Ada 100 keluarga yang terdampak kami berikan bantuan. Pembagian merata di sekitar proyek dengan dibantu unsur pemerintah kota dan warga setempat," kata Khairunnisa di Desa Cieterup Panimbang, Pandeglang.
Ia melanjutkan, JHL Group juga melakukan mitigasi bencana soal dampak banjir dan ancaman gangguan alam lainnya. Salah satunya rencana melakukan pelatihan kepada warga sekitar soal mengantisipasi bencana.
"Jadi warga teredukasi dan tau bagaimana cara mengantisipasi terjadinya bencana alam," jelas dia.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 5 Maret 2022 Pandeglang-Lebak Banten
Termasuk bantuan pendidikan kepada anak-anak di kawasan tersebut.
"Kami juga melakukan bantuan jembatan agar warga juga bisa beraktifitas," kata Khairunnisa.
Ia juga memastikan, JHL Group hadir dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan perekonomian warga setempat.
"Sebelum schedule proyek masuk, kami bantu warga apa yang bisa diberikan agar perekonomian bisa tumbuh," harap dia.
Sementara itu, Camat Panimbang Kosasih mengapresiasi adanya bantuan dari JHL Group untuk warga sekitar ini.
"Kami sebagai Muspida sangat terbantu sekali. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat," jelas Kosasih yang mengenakan kemeja hijau ini.
Berita Terkait
-
Lewat Program TJSL, BRI Regional Yogyakarta Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Gereja
-
7 Tips Menata Warung Sembako Sesuai Feng Shui agar Bawa Hoki dan Ramai Pembeli
-
Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger