SuaraBanten.id - Menteri agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut baru-baru ini angkat suara soal dirinya yang didemo untuk mundur dari jabatan Menag.
Gus Yaqut didemo terkait pernyataannya soal surat edaran aturan volume adzan yang berbuntut panjang. Gus Yaqut dianggap menyamakan adzan dengan suara gonggongan anjing.
Atas tuntutan dirinya mundur dari jabatan Menang, Gus Yaqut angkat suara di hadapan anggota Gerakan Pemuda alias GP Ansor serta banser. Ia meminta anggotanya tetap merawat kebhinekaan di Indonesia.
“Memang tidak mudah. Tapi saya yakin sahabat-sahabat ini pasti istiqomah. Saya yakin sahabat-sahabat ini pasti tegak lurus untuk Indonesia,” kata Gus Yaqut dikutip dari Terkini.id (Jaringan Suara.com)
“Saya titip ini sahabat-sahabat sekalian. Kalau hari ini ada terpaan, ada badai yang sedang menyerang sudah nggak apa-apa. Kanjeng Nabi Muhammad SAW dalam perjuangan menegakkan Islam itu juga nggak mudah. Beliau dicaci, dimaki dilempari kotoran,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Yaqut pun meminta GP Ansor tidak boleh berhenti memperjuangkan kebaikan.
“Kita tidak boleh berhenti menegakkan Indonesia. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia,” ucap Gus Yaqut.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Agama Gus Yaqut menjadi sorotan terkait ucapannya soal azan dan gonggongan anjing. Bahkan, kelompok PA 212 telah menggelar aksi bela Islam di kantor Kementerian Agama Jumat (4/3/2022) kemarin.
Mereka menuntut Gus Yaqut mundur dari Menteri Agama karena telah menistakan agama Islam. Namun sayang, tuntutan tersebut kembali ditolak pihak kepolisian.
Baca Juga: Gus Yaqut Soal Pendirian Rumah Ibadah Multi Agama: Ini Gerakan Simbolis Manifestasi Toleransi
Berita Terkait
-
Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Biar Jelas Siapa yang Benar dan Salah! Gus Yaqut Janji Buka-bukaan di Sidang Korupsi Haji
-
KPK Limpahkan Berkas Korupsi Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Segera Disidang
-
Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji
-
Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger