SuaraBanten.id - Hujan deras yang mengguyur Serang Selasa (1/3/2022) dini hari mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir. Parahnya, Perumahan Villa Permata Hijau, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu yang terdapat rumah Wali Kota Cilegon Helldy Agustian juga ikut terendam banjir.
"Ini tadi pagi, airnya mulai naik sekitar jam 9. Karena di depan itu ada kali yang meluap akhirnya ya sudah ke sini sini. Pas bapak (Walikota-red) berangkat, udah bapak yang penting ngurusin masyarakat dulu yang di rumah biarin kita aja," ungkap Istri Walikota Cilegon, Hanny Seviatri saat ditemui dikediamannya, Selasa (1/3/2022).
Meski genangan air tidak sampai memasuki rumah, namun dikatakan Hanny, banjir tersebut merupakan kali pertama sejak 16 tahun lalu Ia bersama suami menetap.
"Saya dari tahun 2006 di sini baru kali ini, hujannya kan dari semalem, pas saya nyuci jam lima sudah mulai agak gede tuh hujannya. Engga sampai masuk rumah, sampai teras doang, lumayan tingginya semata kaki," tuturnya.
Hanny juga berharap, hal ini tidak terulang kembali. Namun, menurutnya, salah satu penyebab terjadinya banjir tersebut adalah dengan gunung yang telah rusak.
"Tapi ini engga tau juga karena dari gunung sananya itu udah banyak yang dikeruk jadi yaudah pada rusak gini. Sama saya pengennya nanti itu kali di situ itu mungkin agak dirapihkan, banyak sampah juga," terangnya.
"Kaget ya. Ini baru pertama kali, jadi ada ceritanya Wali Kota kebanjiran, biar ngerasain sama seperti masyarakat," tutupnya.
Berdasarkan pantauan SuaraBanten.id, sejumlah titik yang terendam diantaranya di Kecamatan Cipocok Jaya, Kecamatan Serang dan Kecamatan Kasemen.
Di Cipocok Jaya terpantau sungai meluap di depan komplek perumahan Puri Serang Hijau, di Kota Serang tepatnya kaujon juga air sungai meluap dan menimbulkan banjir hingga merendam kendaraan warga.
Baca Juga: Serang Terendam Banjir, Begini Update Ketinggian Debit Air Bendungan Pamarayan dan Sindangheula
Di Kecamatan Kasemen, lokasi di perumahan visenda, juga warga menyebarkan video kebanjiran sambil berteriak minta tolong karena ketinggian air mencapai leher orang dewasa.
"Tolong pemerintah, warga kami sudah terendam, saat ini rumah kami terendam ketinggian air sudah mencapai leher orang dewasa," ujar warga, dalam video yang beredar di grup-grup whatsapp.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
-
Purbaya Jamin Dana Otsus Papua dan Wilayah Terdampak Bencana Aman Tanpa Ganggu Fiskal
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia