SuaraBanten.id - Seorang pelajar SMP dari Jakarta terseret ombak di Pantai Ciantir, Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten.
Informasi itu disampaikan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Provinsi Banten.
Hingga saat ini, korban belum juga ditemukan. TIM SAR Banten juga tengah melakukan pencarian.
"Kami hingga kini masih melakukan pencarian di sekitar Pantai Ciantir," kata Kabag Operasional Kantor SAR Banten Heru, Minggu (27/2/2022).
Sebelumnya, enam pelajar SMP berangkat dari Jakarta pada hari Jumat (25/2) untuk menikmati liburan akhir pekan di Kabupaten Lebak.
Pada Minggu pagi, mereka berenang di sekitar Pantai Ciantir.
Ketika mereka akan berenang, sukarelawan pengamanan pantai (lifeguard) memperingatkan mereka agar tidak berenang karena cuaca buruk. Akan tetapi, mereka tetap nekat.
Pada saat berenang, mereka terseret ombak, kemudian mereka meminta pertolongan.
Mendengar teriakan minta tolong, sukarelawan pengamanan pantai setempat langsung melakukan pertolongan.
Lifeguard berhasil menyelamatkan lima orang, sementara seorang lagi hingga kini masih dalam pencarian.
Korban pelajar yang terseret ombak itu bernama Ai Pamungkas (15) warga Pasar Rebo Jakarta, sedangkan lima orang yang selamat bernama Putra Bagus Nandra (15), Nurdiansyah (14), Revan Bintang (14), Eka Ramadani (14), dan Novrijal (16) .
"Kami berharap sore ini wisatawan yang terseret ombak bisa ditemukan," kata Heru.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan bahwa pihaknya telah mengimbau pemilik wisatawan dan nelayan agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk di Perairan Banten bagian selatan.
"Peringatan kewaspadaan itu untuk menghindari kecelakaan laut," katanya.
Ia berharap wisatawan tidak berenang karena bisa menimbulkan kecelakaan laut, apalagi gelombangnya cukup tinggi hingga di atas 2,5 meter. [Antara]
Baca Juga: Disebut-sebut Bakal Maju di Pilgub Banten, Iti Octavia Jayabaya Beri Respon Mengejutkan
Berita Terkait
-
Disebut-sebut Bakal Maju di Pilgub Banten, Iti Octavia Jayabaya Beri Respon Mengejutkan
-
Jadi Kurir Narkoba, Doyok dan Tiga Temannya Ditangkap Polisi di Serang Banten
-
Kebakaran Landa Bengkel Mebel Di Jakarta Timur, Kerugian Ditaksir Rp 800 Juta
-
Ibu dan Anak Tewas Terbakar di Kebayoran Lama, Publik Ingin Menag dan Menaker Direshuffle
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 27 Februari: Siang Sebagian Besar Wilayah DKI Hujan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu