SuaraBanten.id - Bagi masyarakat Kabupaten Lebak, Provinsi Banten untuk tetap waspada hujan lebat disertai petir yang terjadi pada Sore hari.
Informasi itu disampaikan langsung Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky.
"Cuaca buruk itu berpotensi menimbulkan bencana alam," katanya, Sabtu (5/2/2022).
BPBD Kabupaten Lebak sudah mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan bencana alam sehubungan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) selama sepekan ke depan di mana di wilayah ini diprakirakan dilanda hujan lebat disertai kilat pada sore hari.
Baca Juga: Video Warga Gotong Royong Tarik Truk Terjebak di Lereng Merapi Viral, Warganet Terharu
Meski saat ini wilayah Kabupaten Lebak belum terjadi banjir, longsor, dan angin puting beliung, katanya, masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan atas cuaca buruk.
Selama ini, kata dia, Kabupaten Lebak daerah langganan bencana alam, karena topografinya perbukitan, pegunungan, dan daerah aliran sungai.
"Kami berharap warga waspada guna mengurangi risiko kebencanaan, " kata Febby.
BPBD Kabupaten Lebak telah melakukan pemetaan daerah rawan banjir dan longsor tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Warunggunung, Cikulur, Cileles, Gunung Kencana, Banjarsari, Cimarga ,Cijaku, Wanasalam, Bayah, Cibeber, Cilograng, Cipanas, Sobang, Lebak Gedong, dan Sajira.
Pihaknya menyampaikan surat peringatan kewaspadaan kebencanaan yang dikirim melalui kecamatan, aparat desa, dan kelurahan.
BPBD Lebak juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanggulangan kebencanaan, di antaranya Polri, TNI, BNPB, Dinas PUPR, Dinsos, PLN, dan relawan.
Selain itu, memberlakukan siaga penuh menghadapi cuaca buruk tersebut dengan mengoptimalkan pemanfaatan peralatan evakuasi guna melakukan pertolongan dan ketersediaan logistik.
Selama ini, kata dia, cuaca kurang bersahabat dengan meningkatnya curah hujan, bahkan Sabtu siang juga diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Baca Juga: Hujan Ringan Mengguyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia
"Kami siap bergerak cepat melakukan evakuasi dan pertolongan jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam akibat cuaca buruk itu, " katanya.
Berita Terkait
-
H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Keselamatan Berkendara di Tengah Hujan saat Mudik, Mengapa Lampu Hazard Bukan Solusi yang Tepat?
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
7 Titik Penting Perawatan Mobil Listrik Usai Terkena Hujan, Catat!
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Libur Lebaran, Pantai Anyer Serang Dipadati Pengunjung
-
Jalur Wisata Pantai Anyer Padat, Polres Cilegon Berlakukan Delay System
-
Antisipasi Kepadatan Libur Lebaran, Jalur Wisata Menuju Pantai Anyer Diterapkan One Way
-
BRI Imbau: Waspada Modus Penipuan Siber Selama Lebaran 2025
-
Sinergi BRI dan Komunitas Lokal dalam Restorasi Ekosistem Laut Gili Matra