SuaraBanten.id - Bubuk daun kelor petani di Cilegon, Banten, diekspor ke empat negara luar untuk menjadi komoditas makanan kaya nutrisi.
Ekspor perdana ini dilakukan Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Cilegon.
Sebanyak 320 kg bubuk daun kelor asal Banten dengan nilai ekonomis sebesar Rp14 juta berhasil memenuhi persyaratan ekspor empat negara yakni Amerika Serikat, Republik Ceko, Jerman dan New Zealand.
“Di negara tujuan, komoditas yang dipercaya kaya nutrisi ini digunakan sebagai suplemen makanan. Dan kami sangat mengapresiasi bertambahnya ragam komoditas unggulan ekspor baru asal Banten,” terang Arum Kusnila Dewi Kepala Karantina Pertanian Cilegon, mengutip dari bantennews.co -jaringan Suara.com, Minggu (30/1/2022).
Menurut Arum, beberapa bulan terakhir banyak bermunculan komoditas ekspor baru diantaranya kakao bubuk, gula tebu, beras ketan, cengkeh, jintan, kayu manis, kelapa parut, lada, palet kayu, serabut kelapa dan bungkil sawit.
Arum menambahkan, sejalan dengan tugas strategis yang diberikan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo Karantina Pertanian Cilegon bertugas untuk mengawal tercapainya target program peningkatan ekspor pertanian di Provinsi Banten dalam program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian, (Gratieks).
Seperti pada ekspor bubuk daun kelor kali ini, hasil pemeriksaan Rani Dessy Karyani, pejabat analis karantina tumbuhan Cilegon bubuk daun kelor dinyatakan sehat atau tidak ditemukan serangga hidup dan Organisme Penggangu Tumbuhan (OPT) lainnya.
Bubuk daun kelor yang sudah diolah menjadi serbuk halus, dikemas rapih menggunakan plastik dan box karton layak untuk diterbitkan Phytosanitary Certificate atau sertifikat kesehatan tumbuhan sebagai dokumen persyaratan ekspor.
Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang turut mengapresiasi munculnya ragam komoditas baru asal Banten, terlebih dalam bentuk yang telah diolah.
Baca Juga: Dua Oknum Pegawai Desa di Tangerang Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Sebut Hanya Pengguna
“Minimal setengah jadi, agar memberi nilai tambah untuk menambah kesejahteraan petani,” kata Bambang.
Sebagai informasi, dari rilis data BPS, nilai ekspor pertanian di tahun 2021 masih menunjukkan tren positif. Nilai ekspor tahun 2021 tercatat Rp. 625,01 triliun atau meningkat 38,67% dibandingkan nilai ekspor tahun 2020 yang membukukan Rp. 451,7 triliun.
Selain mendorong ragam komoditas ekspor baru, pertumbuhan eksportir pertanian juga terus didorong, antara lain dengan membuka akses informasi dan pasar baru.
“Sejalan dengan kebijakan peningkatan ekspor pertanian, kami siap memberikan layanan ‘karpet merah’ bagi para eksportir pertanian,” pungkas Arum.
Tag
Berita Terkait
-
Dua Oknum Pegawai Desa di Tangerang Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Sebut Hanya Pengguna
-
Bepergian Bareng Keluarga, Siswa SMP di Kota Serang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup Sementara
-
Gempa Banten, BMKG Sebut Masyarakat Belum Siap Hadapi Bencana Alam
-
Kelebihan Muatan, Polda Banten Tilang Puluhan Truk di Serang
-
Pengendara Aerox Alami Pendarahan Usai Tabrak Pantat Truk di Cilegon, Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya