SuaraBanten.id - Gempa Banten berkekuatan magnitudo 5,4 terjadi di Bayah, Kabupaten Lebak Banten, Senin (17/1/2022). Berdasarkan informasi BMKG, Banten diguncang gempa, Senin (17/1/2022) sekira pukul 07.25 WIB.
Plt BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan, BPBD Lebak juga mengantisipasi kepada masyarakat agar tidak termakan informasi palsu atau kabar hoax.
"Biasanya kan abis gempa itu banyak kabar hoax, nah kami himbau masyarakat jangan mudah percaya, harus terus memantau saluran resmi pemerintah, seperti BMKG dan BPBD," ucapnya seraya berpesan pada masyarakat.
Febby mengungkapkan, gempa bumi yang terjadi berpusat di 7.60 Lintang Selatan dan 105.90 Bujur Timur atau sekitar 84 Km Barat Daya, Bayah, Kabupaten Lebak. Beruntung, dalam Insiden gempa bumi itu tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan.
Baca Juga: Gempa Bayah Banten Magnitudo 5,4 Terasa Hingga Jabodetabek
"Alhamdulillah, tidak ada kerusakan, temen-temen dilapangan sudah mencoba mendata ke lapangan sudah 2 jam sejak gempa belum mendapatkan laporan kerusakan ataupun korban jiwa," ungkap Febby saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (17/1/2022).
Labih lanjut, pihaknya juga memastikan, gempa bumi dengan kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami. Namun, dikatakan Febby, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati.
Gempa yang berpusat di Bayah itu juga dapat dirasakan di sejumlah wilayah sekitar Banten. Pihaknya mencatat, gempa dirasakan di wilayah Cikembar dengan skala II-III MMI.
Kemudian gempa juga dirasakan di wilayah Cireunghas dengan skala II-III MMI, Sukabumi II-III MMI, Pelabuhanratu II-III MMI, Sumur II-III MMI, dan Bogor II-III MMI.
"Yang paling penting, masyarakat jangan panik tetep waspada dan siaga. Masyarakat sebetulnya sudah paham kalo ada gempa harus keluar rumah, kalo lagi di mobil berhenti," jelasnya.
Baca Juga: Gempa Bayah Banten Hari Ini, di Mana Ibu Kota Provinsi Banten?
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar
-
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
-
Kabar Mobil Daihatsu Bakal Pakai Merek Toyota Hoax
-
Konvoi Palang Merah China Ditembaki, Menlu Pastikan Bantuan Indonesia Tetap Sampai ke Myanmar
-
Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR