SuaraBanten.id - Kedamaian dan ketentraman warga Komplek Perumahan Jerang Baru Permai, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang bocah yang mati tenggelam di kubangan air bekas galian batu bata.
Setelah diketahui, korban bernama Angga Praditno (12) merupakan warga Lingkungan Sambilawang, Kelurahan Cibeber, Kota Cilegon.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono melalui Kapolsek Cibeber Iptu Suhel membenarkan adanya penemuan seorang bocah yang tenggelam di kubangan air tersebut.
"Awalnya, korban bersama dua rekannya sedang bermain dan berenang di area kubangan, namun korban diduga berenang ditempat yang dalam, karena tidak bisa berenang korban tenggelam," ungkap Kapolsek Cibeber, Iptu Suhel kepada Suara.com, Minggu (16/1/2022) sekira pukul 12.00 WIB.
Setelah mendapat laporan dari masyarakat, petugas kepolisian sekitar langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, naas saat korban berhasil ditemukan pada pukul 14.00 WIB oleh petugas korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
"Saat ini korban sudah dipulangkan ke rumah duka, namun sebelumnya sempat dibawa ke RSUD Cilegon untuk dievakuasi," tuturnya.
Disinggung soal kepemilikan kubangan sedalam 2,5 meter tersebut, Suhel mengaku belum mengetahui pasti milik siapa bekas galian batu bata tersebut. Pasalnya, kata Dia, sudah lama ditinggalkan oleh pemiliknya.
"Kalo untuk kubangannya ini belum dapat dipastikan milik siapa, tapi nanti kami infokan," ucapnya.
Selain itu, Suhel juga memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar, khususnya kepada orang tua yang masih memiliki anak anak di usia sekolah.
Baca Juga: Gempa Banten: Rumah Rusak di Pandeglang Bertambah Menjadi 1.909 Unit
"Kami minta para orang tua untuk dapat mengawasi anaknya saat bermain, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali," tutupnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Gempa Banten: Rumah Rusak di Pandeglang Bertambah Menjadi 1.909 Unit
-
Heboh, Mayat Bocah Mengambang di Area Bekas Galian di Kota Cilegon
-
Pemprov Banten Gaungkan Tanpa Korupsi Pakai Meme Layangan Putus, Netizen: Cuma Mimpi
-
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Minta Pemda Segera Data Kerusakan Akibat Gempa Banten
-
Hebat, Olahan Kayu di Cilegon Diekspor ke Korea Selatan Untuk Pembungkus Alat-alat Elektronik
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman