SuaraBanten.id - Mantan Menteri Kehutanan, MS Kaban ikut menanggapi soal dua putra Presiden Jokowi yakni Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep yang dilaporkan oleh Dosen UNJ Ubedilah Badrun ke KPK atas dugaan pencucian uang.
MS Kaban pun lewat cuitannya di Twitter, Selasa 11 Januari 2022, mengaku salut atas keberanian Ubedilah Badrun melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK.
“Salut konsistensi Ubeid salah seorang aktifis 98 gugat Kaesang dan Gibran ke KPK,” cuit MS Kaban.
Ia pun berharap kepada KPK agar tak sungkan menindaklanjuti pelaporan terhadap Gibran dan Kaesang itu dengan segera melakukan penyelidikan.
“KPK semoga tidak sungkan untuk follow up minta keterangan atau penyelidikan,” ujar MS Kaban.
Selain itu, MS Kaban juga meminta Gibran dan Kaesang agar tak perlu sembunyi ala Masiku melainkan dengan tegar menghadapi pelaporan terhadap mereka tersebut.
“Kaesang dan Gibran tak perlu sembunyi ala Masikhu. Hadapi dengan tegar diperiksa KPK belum tentu salah siapkan dokumen-dokumen jika benar?,” ungkapnya.
Lebih lanjut, mantan Menteri Kehutanan era Presiden SBY ini juga menyampaikan kepada KPK agar tak perlu ragu meminta pengarahan dari Presiden Jokowi terkait pelaporan terhadap Gibran dan Kaesang itu.
“KPK tak perlu ragu atau minta pengarahan Pres, untuk follow up pengaduan tentang Kaesang dan Gibran Ini momentum KPK ke jalan yang benar,” tuturnya.
Baca Juga: Masih Telaah Laporan Dugaan KKN Anak Presiden, Nurul Ghufron: KPK Tidak Melihat Anak Siapa
Masih soal Gibran dan Kaesang dilaporkan, MS Kaban kemudian mengingatkan KPK terkait mantan Wakil Presiden RI Budiono yang juga pernah diperiksa lembaga antirasuah itu.
“KPK inga3x wapres Budionopun pernah diperiksa. Sekarang mulai dari anak Pres, biar Mbak Puan juga ikut belajar penegakan hukum apalagi mau Nyawapres,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Survei Tempo Data Science: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37 Persen
-
Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
-
Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak
-
Bersaksi di Sidang Febrie, Eks Ketua PPATK Sebut Usut TPPU Tak Perlu Tunggu Putusan Inkracht
-
Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Satu Kasus Berhasil Diungkap, Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor Viral di Lebak
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Tragedi Pohon Tumbang Depan BIS Serang, Satu Pekerja Tewas Tertimpa Saat Pulang Tugas
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Ditinggal Tidur Usai Nonton Piala Dunia, Pick Up Pengusaha Matrial Anyer Ditemukan di Pemalang