SuaraBanten.id - Seorang petugas cleaning Kapal Muat Penumpang atau KMP Suki 2 berama Muhammad Yahya Yanizar (21) diduga jatuh ke Perairan Merak. Korban tak diketemukan setelah sebelumnya diketahui sedang mancing di buritan kapal, Sabtu (1/1/2022) dini hari.
Diketahui, Muhammad Yahya Yanizar merupakan warga Canggung, Desa Canggung, Kec. Rajabasa, Kab. Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
"Pada Sabtu (1/1/2022) sekira pukul 09.00 WIB saat sedang labuh jangkar atau Engker disekitar Perairan Merak sebelah selatan, semua awak kapal akan melaksanakan pekerjaan cleaning (kebersihan) disekitar kapal akan tetapi salah satu petugas cleaning atas nama Muhamnad Yahya Yunizar tidak ikut bekerja," kata Kepala Kantor SAR Banten, Adil Triyanto dalam keterangan tulisnya, Senin (3/1/2021).
Setelah itu, petugas cleaning lainnya berupaya mencari korban namun tidak juga ditemukan. Namun, saat melihat CCTV korban didapati sedang memancing di atas kapal.
"Dilihat di CCTV yang berada dikapal, sekira pukul 04.41 WIB yang bersangkutan terlihat sedang memancing di ramdor buritan kapal sampai dengan tidak terlihat lagi di CCTV kapal," ungkapnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Kasubsie Operasi dan Siaga Kantor SAR Basarnas Banten, Heru menjelaskan, proses pencarian terhadap korban masih berlangsung. Basarnas Banten menerjunkan sejumlah personel dan perahu karet untuk mencari korban.
"Tim KPP (Kantor Pencarian dan Pertolongan) masih melakukan pencarian," kata Heru saat dihubungi.
Tim SAR gabungan tengah memulai pencarian sejak H+2 dengan Renops (Rencana Operasi) bersama dua regu Sru (Search and Rescue Unit).
"Regu pertama menggunakan RIB 02 (Kapal Cepat) Basarnas Banten yang melakukan pencarian dengan menggunakan tehnik Creeping dengan Panjang Line 5 Nm dengan Spasi 2 Nm sebanyak 6 Jalur dengan Panjang lintasan ±34 Nm," jelasanya.
Baca Juga: Daftar Tarif Penyeberangan Merak-Bakauheni 2022, Cek Sekarang!
Sementara, Regu kedua melakukan penyisiran dan koordinasi di sepanjang garis pantai hingga Ciwandan dan kapal-kapal yang berlayar di jalur penyebrangan Merak-Bakauheni.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam proses pencarian dan belum dapat diketemukan. Adapun barang yang ditemukan yaitu, sweater, alat pancing, sandal dan dompet milik yang bersangkutan.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Gempa Hybrid Capai 100 Kali
-
Bukan Hobi Biasa, Ini 5 Sensasi Sport Fishing di Laut yang Bikin Para Mancing Mania Ketagihan
-
7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya
-
Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit