SuaraBanten.id - Kabar tak menyenangkan datang dari dokter kecantikan sekaligus YouTube Richard Lee atau yang lebih dikenal dengan nama panggung dr. Richard. Pasalnya, ia kembali ditangkap pada Senin malam kemarin, 27 Desember 2021, dengan ancaman penjara delapan tahun, yaitu terjerat pasal 30 ayat 1 UU ITE tentang Ilegal Akses.
Namun, ternyata Richard mengaku sudah tahu informasi dirinya akan ditangkap jauh-jauh hari hingga ia pun menyiapkan sebuah video.
Adapun video curhatannya tersebut diunggah di kanal YouTube pribadinya usai dirinya ditangkap oleh pihak kepolisian. Dalam video yang diunggah, Richard tampak menyampaikan keluh kesahnya sambil sesekali mengusap air mata kesedihan alias menangis.
Ya, Richard yang beberapa kali menggelengkan kepala dan mengusap air mata itu terlihat gusar sekali mendengar kabar ia akan ditahan. Ia merasa perjuangannya untuk menyelamatkan orang lain agar tidak menjadi korban kosmetika yang berbahaya justru berbalik kenyataan pahit untuknya sendiri.
Oleh karena itu, Richard pun merasa tidak ikhlas atas penangkapannya dan bahkan membandingkan kasusnya dengan orang yang kabur karantina, di mana itu sangat merugikan negara dan masyarakat.
“Kalau review saya berujung penangkapan, upaya saya bongkar semua ini berujung pada saya ditangkap, benar-benar enggak pantas,” tutur Richard.
“Benar-benar saya enggak ikhlas, enggak sepadan yang saya kerjakan. Saya bahagia ketika orang makin banyak yang saya selamatkan, tapi kalau saya harus mengalami seperti ini, sumpah, saya benar-benar menyesal telah melakukan hal itu,” sambungnya dengan nada geram.
“Andai waktu bisa diputar kembali, saya enggak akan bongkar ini, saya enggak akan.” Richard Lee menambahkan lalu berhenti dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
Ia kemudian menunduk lalu mengusap air mata. “Saya enggak mencari keuntungan di sini. Saya hanya ingin mereview.”
Richard Lee menegaskan, ia tidak melakukan kesalahan pidana. Katanya, ilegal akses yang dituduhkan padanya merupakan kerja mesin otomatis dari Instagram ke Facebook-nya.
Baca Juga: Pakai Baju Tahanan, Dokter Richard Lee Tertekan selama di Penjara
“Sudah saya jelaskan apa adanya. Saya siap perjuangkan hal ini di pengadilan, tapi sepertinya banyak yang terusik kehadiran saya.”
Sebagai informasi, kasus yang menimpa Richard Lee ini masih berkaitan dengan konten edukasinya mengenai promosi perawatan wajah mengandung hydroquinone yang dulu dipromosikan oleh Kartika Putri. Seperti pada penangkapan pertama, Richard Lee dituduh telah melakukan akses ilegal di akun media sosial Facebook yang menurut polisi sudah disita.
Di beranda Instagram-nya, Richard Lee membuat video. Ia mengatakan bahwa tidak merugikan siapa pun lantaran mengunggah di akun media sosial Facebooknya sendiri, tapi anehnya diancam hukuman delapan tahun penjara sehingga ia pun membandingkan dengan Rachel Vennya yang kabur dari karantina.
“Negara rugi? Enggak. Masyarakat rugi? Enggak. Artis yang rugi? Enggak. Enggak ada yang rugi, delapan tahun penjara!” tegasnya.
“Kabur dari karantina, siapa yang rugi? Banyak banget, gila! Kalau virus itu menyebar, satu Indonesia rugi, ekonomi bisa jatuh, itu risikonya. Saya merugikan siapa?” tandas Richard Lee.
Berita Terkait
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Ulasan Sunshine Women's Choir: Kisah Pengorbanan Ibu yang Menyentuh Hati
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Satu Tahun Ratu Zakiyah-Najib, Program Pendidikan dan Kesehatan Tuai Apresiasi Dewan
-
PAN Cilegon Siapkan Strategi Menang Pemilu 2029, Fokus Konsolidasi hingga Pendataan Relawan
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang