SuaraBanten.id - Perbuatan mengerikan belum lama ini terkuak, seorang pria gay melancarkan aksi kriminalnya dengan mengajak sang korban berhubungan badan hingga lemas. Saat memastikan korban telah lemas, ia lantas menikamnya dengan pisau dapur sebanyak sebelas kali hingga tewas di tempat lalu menggondol barang-barang milik yang bersangkutan.
Atas aksinya, Adji Subhi (20) pun diringkus oleh polisi karena telah melakukan pembunuhan disertai dengan pencurian dengan korbannya yang merupakan seorang tunawicara bernama Yossi Mahessa (31).
Panit 1 Unit 5 Resmob Polda Metro Jaya AKP Dimitri Mahendra menyebut, saat kejadian berlangsung, tersangka mengajak korban untuk berhubungan intim layaknya suami istri.
“Setelah berhubungan intim, melihat korban sudah mulai lemas, pelaku melakukan penusukan kepada korban,” ujarnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya pada Senin (13/12/2021) dikutip Terkini.id--Jaringan Suara.com.
Menurut Dimitri, saat kejadian, korban masih sempat berada dalam keadaan sadar. Bahkan ia melakukan perlawanan dengan menggigir tangan korban.
“Iya (sadar). Korban sempat menggigit tangan pelaku kemudian pelaku nenyekap korban lagi dan menusuk sebanyak sebelas kali.”
Dimitri menambahkan, pada empat kali tusukan pertama, pisau yang digunakan pelaku bahkan sampai bengkok. Dikatakannya, pelaku sebelumya telah menyiapkan pisau yang diambil dari dapur sebelum berhubungan intim, yang diletakkan di bawah lemari.
“Setelah melakukan hubungan intim, pelaku langsung menikam korban yang saat itu sudah dalam keadaan lemas.”
Sebagai informasi, tersangka bernama Adji Subhi (20) itu ditangkap di kawasan Bandung Jawa Barat pada Jumat lalu, 10 Desember 2021. Namun, aksi pembunuhan disertai dengan pencurian tersebut diketahui terjadi pada Kamis, 9 Desember 2021, di Jalan Bidaraya, Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Tunawicara, Pelaku Peragakan 12 Adegan: Tusuk hingga Pisau Bengkok
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, atas kejadian itu, korban bernama Yossi meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk pada bagian leher dan perutnya.
“Tersangka bisa diamankan satu hari setelahnya, yakni Jumat, di Apartemen Gateway Kota Bandung, jam satu siang. Diamankan dan ditangkap di sana.”
Zulpan menerangkan, antara korban dengan tersangka sudah saling mengenal satu sama lain melakui aplikasi Chating Michat dan keduanya mulai bertemu sejak 30 November 2021 lalu.
Di dalam aplikasi chatting tersebut, korban memakai nama samaran, yakni ‘Yossi Bukan Wanita’ dan tersangka memakai nama samaran ‘Dika’. Tersangka kemudian mulai intens dengan mendatangi rumah korban. Di sana, mereka berdua meski sesama jenis alias sama-sama laki-laki, tetapi kerap melakukan hubungan intim layaknya suami istri.
“Setelah datangi rumah korban hampir setiap hari, tersangka datang ke rumah korban kemudian melakukan aksi suami istri walaupun mereka sejenis,” pungkas Zulpan.
Berita Terkait
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
Kakak Angelina Jolie Berharap Bisa Sambung Silahturahim dengan Adiknya Setelah Mengaku Gay
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu