SuaraBanten.id - Polres Metro Tangerang Kota masih mengembangkan penyidikan terkait bentrokan Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP) di Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang. Kini jumlah tersangka bertambah menjadi tujuh orang.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu de Fatima mengatakan dari ke-7 tersangka, tiga diantaranya positif menggunakan narkoba.
“Ada 7 orang yang kita tahan di Polres Metro Tangerang, dimana dari ke-7 orang ini, 3 (diantaranya) menggunakan obat-obat terlarang,” kata Deonijiu saat dikonfirmasi, Sabtu (4/12/2021).
Deonijiu juga mengatakan, bentrokan ini membuat lima orang mengalami luka-luka. Tiga diantaranya mendapati luka serius dalam insiden tersebut.
“Dimana ususnya keluar dan Kepala pecah, saat ini masih perawatan di rumah sakit,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, tersangka dalam kasus bentrokan antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) di Ciledug kembali bertambah.
Saat ini, total tersangka berjumlah lima orang.
Bentrokan antara kedua ormas itu terjadi di Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang pada Jumat (19/11).
"Untuk sementara sudah lima yang kami tetapkan jadi tersangka," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima kepada wartawan, Senin (29/11).
Deonijiu tak membeberkan identitas kelima tersangka tersebut. Ia hanya mengungkapkan bahwa kelimanya adalah anggota PP.
Baca Juga: Cynthiara Alona Ajukan Pemindahan Tahanan ke Lapas Wanita Tangerang
"Kami proses lebih lanjut, semua dari PP," ucap Deonijiu.
Di sisi lain, Deonijiu menuturkan pihaknya juga telah mengantongi sejumlah nama anggota FBR yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
"FBR sampai saat ini nama-namanya sudah kami dapatkan, tinggal kami melakukan penyelidikan dan pencarian. Ada lima sampai enam orang yang sudah kami dapatkan nama," ungkap Deonijiu.
Bentrokan antara FBR dan PP di Ciledug diduga bermula dari konvoi salah satu ormas yang tengah merayakan ulang tahun.
Kemudian, terjadi perdebatan atau cekcok antara kedua belah pihak hingga berujung pada bentrokan fisik antara FBR dan Pemuda Pancasila.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon
-
Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet
-
Duh! Pemain Keturunan Batak Terseret Kasus Pencucian Uang Jaringan Narkoba di Belgia
-
Gencarkan Perang Narkoba, Pramono Anung Beri Sinyal Ikut Batasi Vape di Lingkungan ASN DKI
-
Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di Serpong? Begini Kesaksian Jukir
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget
-
BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran