SuaraBanten.id - Kabar gadis berinisial A menjadi korban pemerkosaan oleh empat pemuda secara bergilir di Kabupaten Serang menarik perhatian warga Banten. Gadis 16 tahun digilir setelah sebelumnya dicekoki miras dan diberi hexymer oleh keempat pemuda itu.
Selain itu, bentrok ormas di Jalan Radaen Fatah, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang gegera rebutan lahan juga menjadi sorotan publik. Yuk langsung saja kita saksikan dua berita itu dan tiga berita populer Banten lainnya.
1. Biadab! Gadis 16 Tahun Dicekoki Miras Sebelum Diperkosa Bergantian 4 Pemuda di Serang
Seorang gadis berinisial A (16) menjadi korban pemerkosaan oleh empat pemuda secara bergilir, peristiwa itu diketahui terjadi di Kabupaten Serang, Banten.
Sebelum menggauli korban, empat pemuda itu mengajak gadis cantik tersebut untuk ikut minum minuman keras (Miras).
2. Menguak Dugaan Pungutan Liar di Karang Tengah Tangerang, Ini Pengakuan Security Komplek
Salah Satu security komplek Griya Kencana A mengaku, bila RW 04, Maman Abdul Karim sering melakukan pungutan kepada para pedagang nominalnya dari Rp 300 ribu - Rp 500 ribu.
“Sebenernya lumayan banyak, Kurang lebih 10 pedagang mangkal ada yang lewat,” kata Security A saat dihubungi Suara.com, Minggu (21/11/2021).
Baca Juga: PAUD Anyelir Karang Tengah Tangerang Disegel, Dugaan Pungli Diungkap Security
3. Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Ibu dan Bayi 'Disandera' di Rumah Sakit Tangerang
Seorang bayi dan Ibu Ayu Fitria terpaksa tidak keluar dari Rumah Sakit Harapan Muliaa, Kabupaten Tangerang. Lantaran, ayah dari keluarga tidak mampu membayar biaya persalinan bayi tersebut.
"Bayi sama ibu nya masih di Rumah Sakit bang, belum bisa pulang, udah empat hari," kata suami dari Ayu Fitria, Adut saat dihubungi suara.com, Minggu (21/11/2021).
4. 422 Rumah di Wanasalam Kabupaten Lebak Terendam Banjir
Tag
Berita Terkait
-
PAUD Anyelir Karang Tengah Tangerang Disegel, Dugaan Pungli Diungkap Security
-
Menguak Dugaan Pungutan Liar di Karang Tengah Tangerang, Ini Pengakuan Security Komplek
-
Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Ibu dan Bayi 'Disandera' di Rumah Sakit Tangerang
-
RW di Tangerang Pungut Rp 500 Ribu, Pedagang Mengaku Sangat Keberatan
-
Diduga Rebutan Lahan, Polisi Periksa Lima Saksi Ormas PP di Kota Tangerang
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik