SuaraBanten.id - Kandungan zat kimia yang tumpah dari truk tengki bermuatan bahan kimia di Tol Tangerang-Merak mulai diselidiki Satuan Brimob Polda Banten.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Induk PJR Tol Tangerang-Merak Korlantas Polri, AKP Wiratno, Senin (18/10/2021).
“Brimob (Polda Banten) datang cek jenis kimia apa. Nanti kelihatan apakah bahaya atau tidak,” kata Wiratno.
Sebelumnya diberitakan truk tangki milik PT Sulfindo Adiusaha terlibat dalam kecelakaan beruntun di Tol Tangerang-Merak di KM 74.900.
Truk yang dikendarai Rusdi Tamrin warga Lampung mengalami pecah ban hingga menerobos pemabatas jalan masuk ke arah berlawanan.
Tak lama, bus Putra Pelangi menuju arah merak melaju dengan kecepatan tinggi di lajur kanan. Mengetahui ada truk tangki terguling, sopir bus berinisiatif menghindar ke kiri hingga menyerempet truk lalu masuk parit tol.
Sementara minibus Honda Brio yang melintas di belakang bus Putra Pelangi yang juga melaju dengan kecepatan tinggi menabrak bagian belakang truk pengangkut bahan kimia yang terguling.
Ceceran bahan kimia sempat tumpah ke jalan hingga membentuk uap seperti kabut putih menyelimuti lokasi kejadian. Hal itu menyebabkan jarak pandang pengendara menjadi berkurang, Dirlantas Polda Banten bersama Dansat Brimob membantu penanggulangan bahan kimia yang tumpah.
Insiden kecelakaan beruntun itu menyebabkan satu orang penumpang bus Putra Pelangi meninggal dunia di tempat, sementara 28 orang lainnya mengalami luka-luka, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara dan RS Sari Asih.
Baca Juga: Truk Tangki Terbalik Sebabkan Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Satu Orang Tewas
Sementara Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, penyidik dari Ditlantas Polda Banten dan Korlantas Polri sedang melalukan oleh TKP metode traffic accident analysis (TAA).
“Saat ini sedang diselidiki,” singkat Shinto.
Tag
Berita Terkait
-
Sebuah Truk Terguling di Jalan Tol Dalam Kota Akibat Pecah Ban, Kernet Alami Luka-luka
-
Modus Baru! Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal dengan Truk Tangki Air
-
Kecelakaan Beruntun di Kembangan Tewaskan Satu Keluarga, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
-
Dua Truk Tangki Air Turun ke Kalibaru, Warga Sebut Belum Cukupi Kebutuhan
-
Ban Pecah Saat Terbang, Pesawat Garuda Jakarta-Makassar Mendarat Darurat di Sultan Hasanuddin
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak