SuaraBanten.id - Belasan warga Kampung Citerep, Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, melaporkan kasus penipuan yang diduga dilakukan HH ke Mapolres Lebak, Jumat (8/10/2021).
Jubaedi, salah satu pelapor, mengatakan calo tenaga kerja itu mengaku bisa menjadikan warga sebagai pegawai di Samsat Malingping dan RSUD Malingping.
"Kalau untuk kerja di RSUD dimintai uang Rp 20 Juta dan untuk di Samsat dimintai uang sekitar Rp 10 juta," katanya dikutip dari Bantennews.co.id—jejaring Suara.com—Jumat (8/10).
Jubaedi mengaku ada belasan warga menjadi korban penipuan HH, yang tersebar di Kecamatan Malingping dan Kecamatan Wanasalam.
"Jadi saya membayar baru setengahnya, belum membayar semuanya kepada dia. Jadi saat saya memberikan uang, dia mengatakan bahwa paling lama nunggu semingguan anak saya sudah mulai bekerja," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Sofik sekaligus Ketua RT Kampung Citerep, mengatakan bahwa dirinya juga menjadi korban HH dengan diiming-iming kerja di Samsat Malingping dan RSUD Malingping.
"Saya tunggu-tunggu janji-janjinya tapi tidak ada saja, anak saya ditawari kerja di Samsat Malingping," jelasnya.
Sofik berharap pelaku ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Maka dari itu dirinya sudah membawa bukti berkas, kwitansi serta bukti percakapan WhatsApp dengan HH.
Baca Juga: Polsek Tepus Gagalkan Wisatawan yang Nekat Masuk Gunungkidul Pakai Jasa Calo
Berita Terkait
-
Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Kolaborasi Perkuat Layanan Jantung Anak di RSUD Tobelo
-
Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger