SuaraBanten.id - Madrasah di Cilegon Banten hancur diterjang badai dan angin kencang. Sebanyak dua ruang kelas di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Baiturrohman di Lingkungan Dukuh, Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon ambruk.
Para murid tak bisa melakukan aktivitas belajar mengajar. Diduga ambruknya sarana belajar pendidikan Islam itu akibat bangunan yang sudah lapuk.
Kepala MDTA Baiturrohman, Hidayat menuturkan bahwa peristiwa ambruknya dua ruang kelas tersebut terjadi saat cuaca di wilayah sekitar sedang dilanda hujan dan angin kencang.
Kondisi bangunan yang sudah tua diduga menjadi penyebab ambruknya bangunan.
“Yang ambruk ruang kelas satu dan kelas dua,” ujar Hidayat, Kamis (16/9/2021).
Akibat kondisi bangunan sekolah yang rusak parah, lanjutnya, aktivitas belajar mengajar di MDTA Baiturrohman diliburkan sementara.
Untuk mengisi kekosongan belajar, pihaknya bersama siswa dan warga setempat bergotong royong memperbaiki kondisi bangunan dengan alat dan material seadanya.
Hidayat mengaku, bakal memanfaatkan ruangan yang tidak roboh untuk aktivitas belajar mengajar sebelum ada dilakukannya renovasi di dua kelas yang ambruk tersebut.
“Sementara diliburkan dulu, ini lagi gotong-royong. Nanti paling belajarnya ngemper karena kursi sama bangku juga banyak yang rusak,” ucapnya.
Dia berharap ada uluran tangan donatur yang bisa membantunya memperbaiki bangunan yang rusak itu.
Baca Juga: PANAS! Gubernur Banten Wahidin Halim Jawab Tudingan Gagal Bangun Good Governance
Pasalnya, sekolah yang dibangun dari tahun 2003 lalu ini merupakan sekolah yang dikhususkan untuk anak-anak berlatarbelakang tidak mampu.
Meskipun begitu, hingga saat ini belum ada bantuan yang datang untuk pembangunan sekolah itu.
“Mudah-mudahan aja ada yang bantu, karena kalau begini terus kasihan sama anak-anak. Semangat belajarnya tinggi, tapi ruang kelasnya rusak,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
-
Festival Tabuh Bedug Digelar di Teluknaga, Gubernur Banten Dorong Jadi Event Nasional
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
15 Ton Sampah Diangkat di Sungai Cibanten, Kota Serang Waspada Ancaman Banjir
-
Oki Earlivan Pimpin IA-ITB Jakarta Periode 2026-2030
-
7 Fakta Pelantikan Tersangka Kecelakaan Maut Jadi Staf Ahli Bupati Pandeglang