Scroll untuk membaca artikel
Hairul Alwan
Kamis, 02 September 2021 | 12:02 WIB
Ustaz Abdul Somad saat memberikan ceramah di Lapangan Pamedan Tanjungpinang, Selasa (7/8/2018) malam. [Batamnews]

SuaraBanten.id - Ustaz Abdul Somad atau UAS baru-baru ini menjawab pertanyaan soal apakah boleh puasa Qadha Ramadan digabung dangan puasa Senin-Kamis? Menjawab pertanyaan tersebut UAS menyatakan jika hal itu diperbolehkan.

Lalu, bagaimana niat puasa Qadha Ramadan digabung dengan Puasa Senin-Kamis? Dalam sebuah video, UAS menyinggung bacaan niat puasa Qadha Ramadan ketika hari Senin atau Kamis.

UAS mengungkapkan, kita hanya perlu niat puasa Qadha Ramadan saja namun tetap mendapat beberapa pahala puasa sekaligus.

“Jika kita puasa wajib di luar Ramadan pada hari Senin atau Kamis, bolehkah kita niat ganda? Niat puasa wajib, cukup satu niat saja, pada hari Kamis, niat piasa qadha saja. Sengaja aku niat puasa Qadha karena Allah ta’ala, otomatis dapat tiga.”

Baca Juga: Jawab Dugaan Penistaan Agama, UAS: Saya Jelaskan Akidah Agama

“Qadha dapat lunas 1 hari, dapat puasa Syawal, dapat puasa Kamis, cukup bacaan pausa Qadha saja” ujar Abdul Somad dalam video itu.

Diketahui, puasa qadha adalah puasa yang dilaksanakan untuk mengganti puasa Ramadan yang dapat dilaksanakan oleh seseorang karena suatu alasan. Bisa karena alasan medis, usia, atau dalam suatu situasi yang tak memungkinkannya untuk berpuasa Ramadan.

Bacaan niat puasa Qadha Ramadan

Puasa qadha memiliki bacaan tersendiri. Buat Anda yang memiliki kewajiban melaksanakan Qadha, berikut bacaan yang perlu dipelajari dan dihayati dalam pelaksanaannya.

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadh’I fardhi syahri Ramadhna lillahi ta‘ala.

Baca Juga: TEGAS! Begini Komentar Ustaz Abdul Somad Soal Penistaan Agama dan Desakan Tangkap Dirinya

Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Load More