SuaraBanten.id - Dua bangunan asrama putra dan putri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda yang berlokasi di Kampung Bangkong RT 06 RW 03, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang mengalami rusak berat akibat hujan dan angin kencang.
Tidak hanya bangunan asrama, masjid yang berada di ponpes tersebut juga mengalami kerusakan.
Kejadian itu dilaporkan langsung oleh Ustaz Agus dari FKDT Cikeusal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.
Dilansir dari Bantennews.co.id, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kejadian itu dilaporkan langsung oleh Ustaz Agus dari FKDT Cikeusal kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang di sekitar Kecamatan Cikeusal hingga akhirnya menyebabkan sebagian bangunan di ponpes mengalami kerusakan,” ujarnya, Rabu (1/9/2021).
Menerima laporan tersebut, BPBD Kabupaten Serang segera ke lokasi untuk melakukan validasi data.
Tidak ada korban dalam peristiwa itu, dan para santri saat ini sudah mengungsi di bangunan asrama lainnya.
Baca Juga: Wisata Banten: Pulau Tunda yang Suguhkan Alam Laut dan Pesona Pantai
Berita Terkait
-
Wisata Banten: Pulau Tunda yang Suguhkan Alam Laut dan Pesona Pantai
-
Orangtua Meninggal Karena Covid-19, 146 Anak di Serang Jadi Yatim Piatu
-
Angin Kencang di Langkat, 28 Rumah hingga Satu Masjid Rusak
-
BMKG Beri Peringatan Dini Potensi Hujan Lebat dan Resiko Banjir di Wilayah Indonesia
-
BMKG: Waspada Angin Kencang Melanda Jawa Timur
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Niat Ambil Tutup Pipa yang Jatuh, Muhammad Irfan Malah Tersedot ke Dalam Aliran Irigasi
-
Modus Jual Beli Hukuman: Fakta Mengejutkan Jaksa Banten Peras Korban dengan Ancaman Penjara
-
Borok Oknum Jaksa Kejati Banten Terbongkar, Saksi Sebut Setor Rp30 Juta dalam Amplop di Ruang Kerja
-
Ratusan TNI di Cilegon Turun ke Masyarakat, Bangun Jalan Hingga Rehab Rumah Tidak Layak Huni
-
UPH Resmi Kukuhkan Lima Guru Besar: Lampaui Gelar, Siapkan Amunisi Intelektual Demi Kemajuan Bangsa