- Empat penyintas banjir bandang asal Aceh Tamiang menerima beasiswa pendidikan tinggi dari Universitas Budi Luhur Jakarta Selatan.
- Program beasiswa ini bertujuan mempercepat pemerataan akses pendidikan bagi siswa terdampak bencana di wilayah tersebut sejak 2026.
- Pihak yayasan berharap beasiswa ini mampu mencetak generasi muda daerah yang kompeten serta berdaya saing secara nasional.
SuaraBanten.id - Empat penyintas bencana banjir bandang di Aceh Tamiang berhasil mendapat beasiswa pendidikan tinggi di Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan. Beasiswa tersebut diadakan untuk wilayah yang sempat terdampak banjir untuk pemerastaan akses pendidikan.
Seleksi yang digelar Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti ini diikuti sejumlah siswa, termasuk SMK Negeri 1 Kuala Simpang dan SMA Negeri 1 Kejuruan Muda. Muhammad Ramdan, Ardianti, Wan Fakhri Rifat Zakwa, dan Husna Yasmin terpilih sebagai penerima beasiswa Universitas Budi Luhur.
Operator PDSS SMA Negeri 1 Kejuruan Muda, Yulli Mahardika mengungkapkan, kesempatan ini sangat berarti bagi siswa di Aceh Tamiang, terutama setelah daerah mereka sempat mengalami musibah banjir bandang pada November 2025 lalu.
"Ini menjadi harapan baru. Kami sangat terharu karena ini adalah peluang besar bagi siswa-siswi kami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," kata Yulli melalui keterangan tertulis, Sabtu 7 Juni 2026.
salah satu orang tua penerima beasiswa, Wan Akhyar mengatakan, beasiswa ini memberikan akses yang sebelumnya sulit dijangkau keluarga. Ia berterima kasih anaknya mendapat kesempatan mengembangkan diri di lingkungan akademik yang lebih luas.
"Saya berterima kasih kepada Universitas Budi Luhur. Program Beasiswa Nusantara ini sangat membantu anak saya untuk melanjutkan pendidikan," ucap Wan Akhyar.
Sementara itu, Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro berharap Beasiswa Nusantara dapat melahirkan generasi muda yang kompeten, berdaya saing, dan mampu membawa dampak positif bagi daerah asalnya.
Kata dia, beasiswa tersebut juga menegaskan peran pendidikan tinggi sebagai ruang mobilitas sosial bagi siswa-siswi dari berbagai wilayah Indonesia.
"Dengan terselenggaranya seleksi di Aceh Tamiang, Budi Luhur University memperkuat upaya pemerataan akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong lahirnya talenta muda daerah yang siap berkembang di tingkat nasional," tutupnya.
Baca Juga: Oki Earlivan Pimpin IA-ITB Jakarta Periode 2026-2030
Reporter : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Oki Earlivan Pimpin IA-ITB Jakarta Periode 2026-2030
-
Siap-siap! Pendaftaran Beasiswa Cilegon Juare Bakal Dibuka Juli 2026
-
Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang
-
Ratusan Warga DKI dan Jabar Serbu Domisili Baru di Kabupaten Tangerang, Apa Alasannya?
-
Catat Jadwalnya! Daftar Ruas Tol Jakarta yang Batasi Angkutan Barang Selama Lebaran
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September