SuaraBanten.id - Sutan Mangara Harahap baru-baru ini memberi sindiran keras pada para pegiat media sosial melalui karikatur buatannya.
Kelima pegiat media sosial itu yakni Denny Siregar, Ade Armando, Eko Kuntadhi, Rudi S Kamri, dan Ferdinand Hutahaean.
Dalam narasi karikaturnya Sutan Mangara sebut BauzerRp provikator laknat. Ia juga menyebut mereka memecah belah dan adu domba anak bangsa.
Karikatur sindir Ade Armando Cs itu diunggah akun Twitter @sutanmangarahrp, Selasa (3/8/2021).
“Apa kalian belum sadar juga, provokator laknat ini terus memecah belah anak bangsa,” demikian tertulis dalam karikatur miliknya.
Dalam karikatur yang diunggah tersebut, terdapat gambar para pegiat media sosial yang telah disebutkan di atas.
“Mereka membangun narasi pecah belah seolah-olah muslim pribumi anti dengan suku, agama, dan ras,” demikian tertulis.
Unggahan Sutan juga menunjukkan karikatur yang dikhususkan untuk Ade Armando.
Tampak dalam karikatur tersebut, Ade Armando dicekik oleh tangan besar bertulisan “persatuan kita”.
Baca Juga: Puji Keluarga Akidi Tio, Ade Armando Terima Penghargaan Prank Mahaputra
Sementara pada bagian pojok atas, tertulis seruan bahwa sudah saatnya melawan buzzeRp laknat yang suka memecah belah dan mengadu domba anak bangsa.
Sutan juga menyinggung dampak jika masyarakat membiarkan para buzzeRp membangun provokasi.
“Jika kita membiarkan atau mendiamkan para BuzzeRp laknat terus membangun provokasi dan memecah belah persatuan kita, maka anak dan cucu kita nanti tidak mengenal rasa lersatuan,” katanya.
Maka, lanjut Sutan, sudah saatnya BuzzeRp laknat itu dibumihanguskan dan dilawan dengan narasi pedas persatuan.
Tag
Berita Terkait
-
Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak
-
Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
UMKM Binaan Astra Catat Potensi Transaksi Rp104,9 Miliar di Trade Expo Indonesia 2026
-
8 Fasilitas Banten International Stadium Rusak akibat Kericuhan Suporter Persita vs Persija
-
Dukung Asta Cita, BRI Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Pemberdayaan Jutaan UMKM
-
Wamenko Pangan Minta Industri Peleburan Besi Angkat Kaki dari Jabodetabek, Ini Alasannya
-
Temuan 3 Bakteri di Makanan MBG Karo, Dokter Tan: Pengabaian Amat Keterlaluan