SuaraBanten.id - Tabiat pria ludahi petugas PLN bernama Muhammad Reza Sitio (MRS) diungkap oleh rekan kerjanya yang dulu.
Pria ludahi petugas PLN merupakan CEO, bos perusahaan Hustle Group Indonesia.
Pria ludahi petugas PLN itu dikenal tempramental dan sering buat masalah.
MRS yang berasal dari Kota Medan itu kini menjadi sorotan publik usai tindakan tak terpujinya viral di media sosial.
MRS kini ditangkap pihak kepolisian setelah meludahi petugas PLN bernama Ayu Miranda saat pandemi Covid-19 di mana penularan salah satunya melalui air liur.
MRS ditangkap polisi saat berada di SPBU Singapore Station, Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (31/7/2021) sekira pukul 01.00 WIB.
Ternyata, sosok Reza merupakan seorang pemilik perusahaan Hustle Grup Indonesia yang kini menjabat sebagai CEO.
“Memang saat bekerja dulu dia sering buat masalah dan cukup tempramental. Tapi saat ini sudah tidak di sini lagi,” ujar seorang wanita temannya Reza dikutip dari terkini.id-Jaringan Suara.com Minggu (1/8/2021).
Hal tersebut diungkapkan, rekan Reza saat bekerja di sebuah perusahaan media.
Baca Juga: Pria Ludahi Petugas PLN Berdalih Emosi, Manajemen PLN Bongkar Kronologis Kejadian
Profesi Reza pun tidak bertahan lama saat menjadi penyiar lantaran temperamen dan suka buat masalah.
Usai keluar sebagai penyiar, ia kemudian membuat perusahaan event organizer sendiri di Hustle Grup Indonesia.
Kabar terbaru, pelaku kini ditangkap atas laporan korban yang tak terima karena perlakuan kasarnya meludahi.
“Pelaku yang ludahi petugas PLN inisial MRS sudah kita tangkap dan saat ini sedang dalam pemeriksaan,” kata Waka Polsek Medan Kota, AKP AW Nasution kepada wartawan.
Tag
Berita Terkait
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?
-
Maaf Saja Tidak Cukup: PLN dan Tagihan Gelap yang Ditanggung Rakyat Jawa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi