SuaraBanten.id - Kabar Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wapres Maruf Amin (Jokowi-Maruf) lengser dari jabatannya beredar di media sosial.
Jokowi-Maruf lengser Prabowo Subianto dan Anies Baswedan ambil alih kekuasaan.
Jokowi belakangan terus jadi perbincangan publik. Berbagai kritikan datang dari berbagai arah.
Mulai dari mahasiswa UI soal The King of Lip Services’, terkait PPKM, hingga yang terbaru soal muazin di unggahan media sosial Presiden Jokowi.
Tak hanya itu, bahkan sejumlah kalangan pun menyuarakan agar Presiden Jokowi segera mundur dari kursi pemerintahan.
Di tengah banyaknya permintaan mundur, beredar pula informasi bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menggandeng Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk melengserkan presiden dan wakil presiden.
Dikutip dari terkini.id-Jaringan Suara.com Kamis (22/7/2021), informasi itu menyebutkan bahwa Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, telah lengser dari kekuasaan pemerintahan sehingga kini kursi presiden pun diambil alih oleh Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Informasi Jokowi-Maruf lengser itu beredar melalui unggahan video di kanal YouTube MAHAKARYA CENDANA, Rabu (14/7/2021) lalu.
Unggahan video bertajuk ‘VIRAL TERBARU ~ JOKOWI GAGAL SEBAGAI PRESIDEN, PRABOWO ANIES AMBIL ALIH PEMERINTAHAN~ NEWS’.
Baca Juga: Mobilitas Masyarakat Masih Tinggi, Wapres Ma'ruf Minta Pemprov Jabar Lakukan Upaya Masif
Unggahan video tersebut disertai narasi thumbnail yang tertulis dalam video YouTube adalah sebagai berikut:
“SERIMA TERIMA JABATAN. JOKOWI MA’RUF BENAR LENGSER. PRABOWO GANDENG ANIES AMBIL ALIH KEKUASAAN,” bunyi narasi video.
Berdasarkan hasil penelusuran, tentu saja informasi yang mengklaim Prabowo Subianto dan Anies Baswedan telah mengambil alih kepresidenan adalah tidak benar alias hoax.
Faktanya, dalam video tersebut hanyalah membahas tentang kritikan terhadap Pemerintah terkait penanganan Covid-19 yang dianggap mengalami kegagalan.
Dari sumber-sumber resmi pemerintahan pun juga tak ditemukan adanya informasi yang mendukung kebenaran klaim unggahan video di kanal YouTube tersebut.
Sementara kanal YouTube MAHAKARYA CENDANA yang mengunggah video itu juga diketahui bukan lembaga pemberitaan resmi dan terdaftar serta tidak jelas siapa pihak yang bertanggung jawab di baliknya.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana
-
Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali
-
Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran
-
Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger