SuaraBanten.id - Keterlaluan, pria disabilitas di Pandeglang dicekoki miras oleh oknum tak bertanggung jawab. Pria disabilitas dicekoki miras menyebabkan tubuh melepuh. Bagian tubuh pria disabilitas menghitam seperti luka bakar.
Pria disbilitas mental bernama Zaenal Abidin merupakan warga Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk. Saat ini, Pria disabilitas dirawat di RSUD Berkah Pandeglang.
Ditemui di RSUD Berkah Pandeglang, Sepupu Zaenal, Irwan Oktaviani mengatakan, dari hasil diagnosa dokter sepupunya mengalami alergi obat hingga mengakibatkan kulitnya melepuh.
Menceritakan hasil pemeriksaan dokter, Irwan sebut kondisi itu terjadi lantaran terdapat pengaruh alkohol di dalam tubuhnya yang menyebabkan setengah badan Zaenal berubah menghitam seperti mendapat luka bakar.
“Zaenal dalam dua tahun terakhir sedang menjalani pengobatan (Penyakit mental) tapi dari hasil labnya, kata dokter ada kejanggalan alkohol. Ternyata pas ditanya sama orangnya, dia mau ngomong ada yang ngasih Miras,” kata Irwan saat dihubungi wartawan, Rabu (16/6/2021).
Kejadian ini terungkap bermula saat Zaenal mengeluh bagian mulutnya sakit dan terasa panas Kamis 10 Juni 2021 lalu. Setelah dicek oleh keluarga, bibir Zaenal sudah dalam kondisi melepuh dan berubah warna kehitaman.
“Tadinya cuma timbul bintik-bintik, lama kelamaan melepuh gitu seperti kesiram air panas. Akhirnya langsung dibawa ke puskesmas sama keluarga,” ujarnya.
Dikatakannya, saat itu setibanya di Puskesmas, kondisi Zaenal makin parah. Area kulitnya yang melepuh seperti terbakar ternyata meluas menutupi seluruh wajahnya, bahkan menjalar hingga ke bagian dada.
Dikatakannya lagi, pihak Puskesmas selanjutnya langsung merujuk Zaenal ke RSU Berkah Pandeglang, karena kondisinya sudah bertambah parah.
Baca Juga: Sebut Ustaz Abdul Somad Murtad, Husin Shihab: Anjing Ashabul Khafi Masuk Surga
“Namun ketika tiba di Rumah Sakit, luka bakar yang dialami Zaenal itu sudah menjalar hingga ke area selangkangan. Alhamdulillah langsung ditangani, langsung masuk IGD terus luka bakarnya enggak menjalar lagi,” tandasnya.
Keluarga korban sudah melaporkan insiden pencokan Miras tersebut kepada Aparat Kepolisian. Saat ini, Polres Pandeglang tengah melakukan pendalaman.
“Masih didalami oleh unit 1 (Satreskrim Polres Pandeglang) nanti kalau ada perkembangan, kami kasih tau penyebab melepuhnya,” kata Kasatreskim Polres Pandeglang, IPTU Fazar Mauludi.
Kontributor : Oki Fathurrohman
Tag
Berita Terkait
-
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang
-
Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan
-
10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan
-
Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya