SuaraBanten.id - Profil MAN Insan Cendikia Serpong jadi Madrasah Aliyah terbaik se-Indonesia atau MAN terbaik se-Indonesia. MAN Insan Cendikia Serpong nomor 2 SMA/SMK/MA se-Indonesia. Kabar ini bisa jadi pertimbangan untuk mengikuti PPDB Provinsi Banten.
Hal itu berdasarkan peringkat Rerata Nilai UTBK tahun 2020.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Cendekia, BSD Sektor XI, Serpong Kota Tangerang Selatan, Banten. MAN Insan Cendikia Serpong menerapkan prinsip keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan iman dan taqwa.
Tak heran alumni sekolah ini bisa diterima di perguruan tinggi ternama di Indonesia. Dirangkum suarabanten.id dari berbagai sumber berikut profil MAN Insan Cendikia Serpong, sekolah terbaik se-Indonesia di Banten.
Dikutip dari situs resmi sekolahnya, kehadiran MAN Insan Cendikia Serpong tak lepas dari peran Presiden Indonesia ketiga, BJ Habibie.
Pada tahun 1996 atas ide dari Bacharuddin Jusuf Habibie atau B.J. Habibie yang saat itu menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) menggagas ide sekolah yang menyelaraskan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan pesantren.
Kemudian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) mendirikan Magnet School cikal bakal SMU Insan Cendekia di Serpong melalui program IPTEK Science and Technology Equity Program (STEP) bagi sekolah-sekolah yang berada di lingkungan pondok pesantren. Selain di Serpong BPPT juga mendirikan sekolah yang sama di Gorontalo.
Pada tahun pelajaran pertama tepatnya pada 1996, penerimaan siswa SMU Insan Cendekia diprioritaskan menerima siswa Sekolah Menengah Umum dan Madrasah Aliyah untuk kelas satu dan siswa-siswi lulusan sekolah menengah pertama dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) berprestasi yang berasal dari pondok pesantren dan sekolah Islam lainnya.
Setahun kemudian sekolah ini memberikan kesempatan kepada siswa SMP umum MTs baik negeri maupun swasta. Sejak tahun pelajaran 2000 dilimpahkan pengelolaannya oleh BPPT kepada Departemen Agama RI.
Baca Juga: 6 Perumahan di Serpong dan Jakarta Terjangkau Jaringan Internet 5G Telkomsel
Pada tahun 2001, dengan SK Menteri Agama RI, Nomor 490 Tahun 2001 MA Insan Cendekia Serpong, bersamaan dengan Gorontalo berubah menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gorontalo dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong.
Untuk tetap mempertahankan ciri khas penguasaan Iptek dan Imtak, maka dalam pengelolaan dan pembinaannya, Departemen Agama dan BPPT terus melakukan kerja sama.
Selanjutnya nama SMU Insan Cendekia ditransformasikan menjadi Madrasah Aliyah Insan Cendekia dengan tanpa mengurangi dan mengubah sistem pengajaran secara keseluruhan yang telah berjalan selama ini.
Saat ini sekolah tersebut telah memiliki sekitar 400 siswa dan memiliki 5 ribu lebih alumni yang didukung oleh 53 tenaga pendidik. Adapun visi misinya diantaranya:
Visi
Terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam keimanan dan ketakwaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mampu mengaktualisasikan diri dalam kehidupan masyarakat.
Misi
Menyiapkan calon pemimpin masa depan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mempunyai daya juang tinggi, mampu berkomunikasi dalam bahasa internasional, inovatif, dan mempunyai landasan iman dan takwa yang kuat.
Membentuk sumber daya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional.
Menjadikan MAN Insan Cendekia Serpong sebagai madrasah model dalam pengembangan pengajaran iptek dan imtak bagi lembaga pendidikan lainnya.
Menyiapkan calon pemimpin masa depan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mempunyai daya juang tinggi, mampu berkomunikasi dalam bahasa internasional, inovatif, dan mempunyai landasan iman dan takwa yang kuat.
Prestasi MAN Insan Cendekia Serpong
Setiap tahunnya sejak tahun 2004, siswa dan siswi MAN Insan Cendekia Serpong memperoleh sejumlah medali di Olimpiade Sains Nasional. Selain itu, siswa dan siswi MAN Insan Cendekia Serpong juga sering mewakili Indonesia dalam olimpiade sains internasional, diantaranya:
Medali emas di International Physics Olympiad (IPhO) ke-33 di Bali, Indonesia, 2002.
Medali perunggu di International Olympiad in Informatics (IOI) ke-24 di Milan, Italia, 2012
Medali perunggu di International Geography Olympiad di Krakow, Polandia, 2014
Medali perunggu pada kompetisi International Biology Olympiad (IBO) di Aarthus, Denmark, 2015.
Di bidang sosial, pada tahun 2013 siswa MAN IC Serpong meraih prestasi sebagai peserta terbaik di 2nd Committee General Assembly pada Moscow International Model United Nations (MIMUN) 2013, di Institut Hubungan Internasional Moskow (MGIMO), Rusia.
Tahun 2014, tim cerdas cermat MAN Insan Cendekia Serpong menjuarai Olimpiade Indonesia Cerdas yang diselenggarakan oleh televisi swasta nasional.
Meraih peringkat ke 2 tingkat nasional hasil Ujian Nasional tingkat SMA/MA tahun 2013 dengan keberhasilan 97 persen lulusan MAN IC Serpong tahun 2013 yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit.
Tahun 2020, Medali perak pada Asia International Mathematical Olympiad pada International Kangaroo Mathematics Contest 2020
Medali perak pada International Biology Olympiad (IBO) Challenge 2020. Pencapaian prestasi tertinggi dari siswa MAN Insan Cendekia Serpong adalah membawa nama Madrasah untuk mewakili Indonesia pada tingkat dunia.
Matematika Terintegrasi KSMO Peringkat 1 tingkat Nasional.
Kontributor : Saepulloh
Tag
Berita Terkait
-
Mahsuri Dukung Kerlap Kerlip 2025, Festival Musik Seru Akhir Tahun di BSD City
-
Komitmen Multipihak di SM Nantu-Boliohuto Cari Solusi Konkret Hadapi Tambang Ilegal
-
Inovasi Desa Perkuat Ekonomi Tanpa Merusak Ekosistem: dari Lebah, Kakao hingga Kopi Lokal
-
Seruan Ruang Aman bagi Peran Perempuan di SM Nantu Boliohuto dan Tahura BJ Habibie
-
Bukan Sekadar Menginap: Ini Cara Baru Hotel Jadi Pusat Gaya Hidup Urban Terintegrasi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta
-
Tanggapi Penolakan Sampah Tangsel, Sekda Banten: Kota Serang Harus Diskusi dengan Warga
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel