SuaraBanten.id - Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun sebut Megawati tak sekolah. Cak Nun juga menganggap Megawati Soekarnoputri tak punya ilmu untuk memahami.
Baru-baru ini pernyataan Cak Nun Megawati bukan orang biasa seperti kebanyakan orang dalam video ceramah lawasnya jadi sorotan. Cak Nun sebut Megawati nggak pernah bergaul di kampung-kampung.
Mengetahui hal tersebut Ferdinand Hutahaean angkat suara dan komentari pernyataan Cak Nun. Video ceramah Cak Nun berjudul ‘Cak Nun: Megawati Tak Pernah Sekolah’ tersebut dibagikan kanal Youtube Ach Sin.
Cak Nun menilai banyak pejabat atau elit partai politik yang lebih mementingkan kelompoknya, ketimbang masyarakat umum.
Cak Nun mengatakan hal serupa terjadi di tubuh PDIP. Di partai berlambang kepala banteng moncong putih itu, menurut Cak Nun, Jokowi sebagai presiden hanya diposisikan sebagai petugas partai atau anak buah Megawati.
Sehingga, kata Cak Nun, secara tak langsung Presiden Jokowi tidak memiliki kekuasaan penuh terhadap negara.
“Sampai hari ini, Megawati mengatakan Jokowi tetap petugas partai. Jadi (menurutnya) Indonesia itu bagian dari PDIP, bukan PDIP bagian dari Indonesia. Salah atau benar? Salah. Tapi jangan salahkan Mega, karena dia enggak ngerti,” ujar Cak Nun.
Selain itu, Cak Nun mengaku tak heran seandainya Megawati lebih mengutamakan kepentingan kelompoknya ketimbang masyarakat luas.
Sebab, lanjutnya, Megawati hampir tak pernah bersentuhan langsung dengan masyarakat sebab sejak kanak-kanak hidupnya sudah enak dan serba berkecukupan.
Baca Juga: Raffi Ahmad Minta Tanding Lawan Persis Solo, Kaesang: Kita Tanding Tapi Harus Kalah Ya?
Tak hanya itu, Cak Nun juga menilai Megawati kurang terampil dalam pemahaman akademis. Bahkan, menurutnya, bekal keilmuwan Ketua Umum PDIP tersebut terkesan minim karena tidak sekolah.
“Dia enggak punya ilmu buat memahami itu, dia enggak sekolah, dia enggak pernah menjadi manusia biasa seperti Anda. Bergaul di kampung-kampung enggak pernah. Sejak kecil beliau itu anak presiden di istana,” ungkapnya.
Pernyataan Cak Nun soal Megawati Soekrnoputri sontak mendapat respons keras dari mantan kader Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Ferdinand lewat cuitannya di Twitter, Sabtu (29/5/2021), menilai Megawati meskipun tak sekolah namun lebih sukses dibanding hidup Cak Nun.
“Faktanya orang tak sekolah itu lebih sukses dari hidupmu Nun!!,” cuit Ferdinand Hutahaean.
Ia juga beranggapan bahwa Megawati lebih kuat dan berkuasa dibanding cendekiawan muslim itu.
Berita Terkait
-
Menguak Surat Megawati untuk Ali Khamenei di Tengah Retaknya Hubungan Batin Iran-RI
-
Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Ali Khamenei Pengagum Berat Bung Karno, Bela Nasakom saat Dipenjara Syah Iran
-
5 Fakta Hubungan Megawati dengan Ali Khamenei, Kini Kirim Surat Duka Cita
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
3,6 Juta Kendaraan Lewat Jalur Banten Saat Mudik Lebaran 2026, Simak Strategi Darurat BBM
-
Kabar Gembira Bagi Pemudik Sumatera! Pasokan BBM di Jalur Banten Dijamin Aman dan Terkendali
-
Catat Tanggalnya! BRIN Prediksi Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
-
PKS Cilegon Bagi-bagi TakJil ke Korban Banjir Hingga Ojol
-
7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?