"Alhamdullilah merasa terbantu, tadi pak Wakil kesini, katanya mau menjamin sekolah, dibantu fasilitas sekolah juga. Cuma suruh menyelesaikan administrasi," katanya.
Dikatakan dia, meski sudah ada bantuan dari pemerintah dirinya tidak akan menutup usaha jasa duplikat kunci. Gita berjanji, tidak akan kembali lagi ke jalan untuk mengemis demi menyekolahkan anaknya
"Kalau sudah ada bantuan gini saya dan keluarga engga akan turun lagi ke jalan, yang penting anak bisa sekolah. Kalau untuk sehari-hari makan mudah-mudahan cukup dari sini," katanya.
Diungkapkan Gita, saat ini penghasilan duplikat kunci tidak bisa diharapkan, jangankan untuk melanjutkan anak sekolah untuk makan saja sulit. Dikeluhkan Gita, sudah 7 bulan terakhir ini dirinya tidak mendapatkan masukan dari usahanya itu.
"Kalau harga sih bervariasi antara Rp.15 ribu sampai Rp.40 ribu. Sekarang kan engga ada sama sekali, ada sehari ini satu dua orang, nanti dua hari engga ada," keluhnya
Kontributor : Adi Mulyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu