"Alhamdullilah merasa terbantu, tadi pak Wakil kesini, katanya mau menjamin sekolah, dibantu fasilitas sekolah juga. Cuma suruh menyelesaikan administrasi," katanya.
Dikatakan dia, meski sudah ada bantuan dari pemerintah dirinya tidak akan menutup usaha jasa duplikat kunci. Gita berjanji, tidak akan kembali lagi ke jalan untuk mengemis demi menyekolahkan anaknya
"Kalau sudah ada bantuan gini saya dan keluarga engga akan turun lagi ke jalan, yang penting anak bisa sekolah. Kalau untuk sehari-hari makan mudah-mudahan cukup dari sini," katanya.
Diungkapkan Gita, saat ini penghasilan duplikat kunci tidak bisa diharapkan, jangankan untuk melanjutkan anak sekolah untuk makan saja sulit. Dikeluhkan Gita, sudah 7 bulan terakhir ini dirinya tidak mendapatkan masukan dari usahanya itu.
"Kalau harga sih bervariasi antara Rp.15 ribu sampai Rp.40 ribu. Sekarang kan engga ada sama sekali, ada sehari ini satu dua orang, nanti dua hari engga ada," keluhnya
Kontributor : Adi Mulyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel