"Alhamdullilah merasa terbantu, tadi pak Wakil kesini, katanya mau menjamin sekolah, dibantu fasilitas sekolah juga. Cuma suruh menyelesaikan administrasi," katanya.
Dikatakan dia, meski sudah ada bantuan dari pemerintah dirinya tidak akan menutup usaha jasa duplikat kunci. Gita berjanji, tidak akan kembali lagi ke jalan untuk mengemis demi menyekolahkan anaknya
"Kalau sudah ada bantuan gini saya dan keluarga engga akan turun lagi ke jalan, yang penting anak bisa sekolah. Kalau untuk sehari-hari makan mudah-mudahan cukup dari sini," katanya.
Diungkapkan Gita, saat ini penghasilan duplikat kunci tidak bisa diharapkan, jangankan untuk melanjutkan anak sekolah untuk makan saja sulit. Dikeluhkan Gita, sudah 7 bulan terakhir ini dirinya tidak mendapatkan masukan dari usahanya itu.
"Kalau harga sih bervariasi antara Rp.15 ribu sampai Rp.40 ribu. Sekarang kan engga ada sama sekali, ada sehari ini satu dua orang, nanti dua hari engga ada," keluhnya
Kontributor : Adi Mulyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kangen Teman Lama? Ini 5 Tempat Bukber 'Paling Asyik' di Lebak untuk Reuni Alumni
-
Kabar Gembira! Tol Rangkasbitung-Cileles Gratis 12-25 Maret, Ini Syaratnya
-
Mudik ke Merak atau Sumatera? Ini Jalur Alternatif di Kota Tangerang Agar Bebas Macet
-
DPR RI Soroti Larangan Impor Baja Usai Krakatau Steel Disuntik Danantara Rp4,93 Triliun
-
Wujudkan Pesisir Sehat di Tangerang, Desa Kampung Besar Bebas BABS Dideklarasikan