SuaraBanten.id - Terungkap, remaja Pandeglang digilir habis mandi di sumur keterbelakangan mental.
Remaja mandi di sumur handuk ditarik. ES (16), asal kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, remaja dibawah umur digilir dua pria dewasa. Selain digilir dua pria, remaja Bojong Pandeglang digagahi ayah kandungnya.
Kepala Desa tempat tinggal korban Hendra Wahyudi mengungkapkan, koban memiliki keterbelakangan mental diduga akibat pemerkosaan yang terjadi padanya 2013 lalu. Diketahui, pelaku JM 2013 lalu juga pernah melakukan pernah mengagahi ES.
Selain itu ibu kandung korban yang merupakan adik ipar pelaku juga mengalami tuna rungu dan tuna wicara. Ibu korban juga pernah menjadi korban pemerkosaan JM. “Si pelaku ini punya istri yang berinisal MY, kemudian MY ini punya adik kandung yakni MN. Tapi kemudian, MN juga digauli oleh pekaku hingga punya anak, ES dan ES itu yang jadi korban pencabulan,” jelas Kades melalui sambungan telepon, Senin (17/5/2021) seperti dikutip dari BantenHits.com-Jaringan Suara.com.
Pelaku dan ibu korban sempat di nikahkan secara sirih Desa Cahaya Mekar. Karena kasus tersebut, akhirnya pelaku dan ibu korban diusir sehingga pindah ke Desa yang dipimpin Hendra.
“Dulunya mereka itu tinggal di Desa Cahaya Mekar. Karena kasus itu maka diusir dari Cahaya Mekar, lalu pindak ke Desa saya,” tukasnya.
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial