Penyediaan check point atau lokasi penyekatan arus mudik di kabupaten pandeglang yakni di Gayam.
6. Kabupaten Lebak
Penyediaan check point atau lokasi penyekatan arus mudik 2021 di Kabupaten Lebak terdapat dua titik yakni perbatasan Jasinga Bogor, dan Cilograng perbatasan dengan Sukabumi.
7. Kota Cilegon
Lokasi pos check poin untuk Kota Cilegon berada di simpang tiga PCI, Simpang Gerem Merak, Ciwandan, Pelabuhan BBJ Bojonegara, KSKP Merak.
"Mulai dari Cikupa, semua exit Tol Tangerang-Merak, untuk jalur tol. Penyekatan jalur arteri mulai dari Citra Raya Cikupa, Perbatasan Tangerang-Serang di Cikande, Simpang Gerem Merak, dan semua perbatasan Kabupatan atau Kota yang ada di Provinsi Banten" ungkap Tri
Tri menambahkan, adanya jalur tikus sulit dijaga, khususnya kendaraan roda dua atau sepeda motor kemungkinan masih bisa lolos hingga Pelabuhan Merak. Namun, di Pelabuhan Merak tetap tidak bisa menyeberang dan akan diputar balik.
“Kalau untuk sepeda motor ad apotensi lewat jalan tikus, karena petugas kita juga tidak mungkin mengawasi sampai gang sempit. Kalau roda empat dan angkutan umum lebih mudah kita menghalaunya,” katanya
Sebelumnya diberitakan, untuk penyekatan daerah Cilegon, yakni pihak Kepolisian menyiapkan sebanyak 7 Pos Pengamanan di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), Kabupaten Serang.
Baca Juga: Beroperasi Sepekan Lagi, Ini Syarat Nyebrang Sumatera Via Pelabuhan Merak
“Posko pengamanan dan penyekatan di Kota Cilegon ada tujuh, untuk penyekatan di antaranya di Gerbang Keluar Tol Merak, di Gerem juga kita sekat, kemudian di depan KSKP Merak, satu lagi di depan Bojonegara BBJ,” ujar Kapolres, Kamis (22/4/2021).
Selain menyiapkan Tim Jawara sebanyak satu pleton untuk menghalau pemudik, lanjutnya, pihaknya juga bakal dibantu personel kepolisian dari Polda Banten.
“Dari tim Polda Banten juga membantu kita untuk penyekatan mudik. Penyekatan ini akan diterapkan pada 5-17 Mei 2021,” terang Kapolres.
Menurut Kapolres, tugas pengamanan mudik kali ini agak berat. Sebab, pihaknya melakukan penyekatan kepada para pemudik dan memutarbalikan kembali ke daerah asalnya.
“Pengamanan nanti ini akan banyak kita memutarbalikkan warga yang hendak mudik menuju Pelabuhan Merak, karena kan mudik dilarang. Sehingga membutuhkan personel yang banyak, maka dibawah kepemimpinan bagian Sabhara, akan ada satu pleton petugas Tim Jawara yang tujuannya adalah untuk memutarbalikkan siapapun yang akan mudik, baik itu mudik menggunakan roda dua, mudik menggunakan roda empat yang menuju ke Pulau Sumatera. Yakinlah kepada kami bahwa ketika mudik itu dilarang kita akan tegakkan itu,” tandasnya.
Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti aturan pemerintah terkait larangan mudik. Ini sebagai upaya menekan lonjakan Covid-19.
Berita Terkait
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
-
Di Balik Tren Turunnya Pemudik: Dilema Ekonomi yang Mengalahkan Tradisi Pulang Kampung
-
Gegara Ikut Google Maps, Ratusan Pemudik Malah Nyasar Masuk Sawah di Jogja
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping