SuaraBanten.id - Tagar 'Tolak Jokowi 3 Periode' trending di media sosial Twitter, Senin (12/4/2021). Hingga sekira pukul 12.34 WIB hastag tersebut sudah di update sebanyak 11,7 ribu kali.
Dalam berbagai cuitan, Netizen mengungkapkan berbagai alasan menolak Presiden Jokowi kembali mempimpin Indonesia untuk ketiga kalinya.
"Gegayaan bikin istilah2 biar nampak kekinian silicon valley.
Industri 4.0, Unicorn apalah gw malesnyebut semua, tapi otak ga di upreade. Kerja kerja, kerja tapi bikin bangkrut negara, utang membengkak, hasil kerja tapi mangkrak, Bngkel yang dipuja pr togog," tulis akun @_H5h_Aina_
Penolakan Jokowi 3 periode juga disampaikan sambil mengkritik investasi yang kurang berpihak kepada masyarakat.
"Investasi yg katanya membawa kebaikan, ternyata kami harus tergusur, terusir, diracuni, dan ini adalah penjajahangaya modren. Dan sudah berlangsung belasan tahun, padahal hanya 1 jam dari ibu kota. PT. Gunung Raja paksi," tulis akun @suryais1982.
Netizen lainnya mengungkapkan alasan menolak Jokowi 3 Periode lantaran Jokowi islamphobia dan seringkali membahas penceramah radikal.
"Islamphobia itu... fasil banget ngomongin penceramah radikal radikul tapi ahlak lebih liar dari biawak kelas kampung,"
Sementara, ada juga yang menolak Jokowi 3 periode dengan menuliskan sebuah hadist.
"Seorang penguasa yang berkuasa terhadap rakyatnya akan dimina pertanggungjawabannya terhadap kepemimpinannya itu, (HR Muslim)" tulis @Febby_wu
Berita Terkait
-
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi
-
Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua
-
Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029
-
Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi
-
Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu