Ketika rakyat kami sedang mempertahankan benteng, Belanda telah menugaskan tiga orang (kepada anak kami) untuk menembakkan meriam. Rakyat Tuan banyak memberi bantuan kepada kami di benteng dan tempat-tempatlainnya dan segala yang kami butuhkandari mereka seperti mesiu dan lain-lain.
Sebagaimana Belanda menolong anak kami, maka kami pun memohon bantuan dari Tuan untuk melawan mereka. Adapun maksud kami yaitu, kami dan Tuan tetap bersatu seperti semula. Dan apabila Tuan berperang melawan Belanda, maka insyaallah ta’ala kami (yang akan) berada di daratan dan Tuan di lautan. Kami akan berikan kepada Tuan, Jakarta. Dan pembicaraan ini cukup melalui pembawa surat, yaitu Kapiten Thomas yang kapalnya bernama Eskimo Afrikan. Pada hari Senin, tanggal 13 Rabi’ulawal tahun hijriah 1093
Artikel ini melansir BantenHits yang bersumber dari “Perang, Dagang, Persahabatan; Surat-surat Sultan Banten” karya Titik Pudjiastuti.
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat Kerajaan Ragukan Isu Perselingkuhan Pangeran William, Ini Katanya
-
Meghan Markle Pakai Gelang Mendiang Putri Diana Saat Wawancara dengan Oprah
-
Siapa Oknum Rasis Kerajaan Inggris yang Meghan dan Harry Maksud?
-
Pangeran Harry dan Meghan Markle Bongkar Kehidupan Kelam Kerajaan Inggris
-
Archie, Anak Pangeran Harry-Meghan Markle, Mengapa Tidak Bergelar Pangeran?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial