SuaraBanten.id - Komplotan pencuri spesialis rumah kosong yang sebelumnya menggasak rumah di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil diamankan polsiri.
Kapolsek Serpong, Kompol Yudi Permadi mengatakan, para pelaku beraksi usai memastikan pemilik rumah tidak berada di dalam rumah atau pergi.
“Sebelum melancarkan aksinya, tersangka ini maping dulu, jadi mempersiapkan dengan matang. Setelah dirasa aman, tersangka langsung membobol pintu gerbang rumah korban, mencongkelnya dengan kunci leter L yang sudah dimodifikasi menjadi ujungnya lancip,” ujar Yudi di Makopolres Tangsel, Selasa (9/3/2021).
Setelah berhasil merusak gembok dan pintu rumah, pelaku A bertugas mengawasi dan menunggu di depan gerbang dengan menggunakan jaket ojek online.
“Kemudian pelaku mencongkel pintu utama rumah dengan menggunakan obeng besar. Setelah terbuka, tersangka langsung masuk dan mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah,” ungkap Yudi, melansir Bantenews (jaringan Suara.com).
Ia menambahkan, sejauh ini ada da rumah yang sudah digasak pelaku, satu di perumahan BSD Jalan Wana Kencana, Blok 15, No.18, Rawabuntu dan Perumahan BSD J.5/04 Sektor 1-1, Rawa Buntu, Serpong.
Tidak hanya menggasak barang berharga, komplotan ini juga membawa mobil merk Toyota Agya, dan motor Bajaj yang terparkir di garasi rumah yang kosong tersebut.
“Pada saat penangkapan, kami melakukan tindakan tegas terukur di bagian kaki karena tersangka melawan. Atas kejahatan itu, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan modus pencurian di rumah kosong. Hukumannya tersangka di penjara selama 5 setengah tahun,” terang Yudi, melansir Bantennews (jaringan Suara.com).
Salah seorang korban, Tanus menuturkan, saat kejadian, ia bersama keluarganya tengah berada di luar kota karena tugas kantor.
Baca Juga: Teror Gerombolan Pemotor Bersajam di Tangsel: Todong, Aniaya, & Curi Motor
Saat pergi, ia sudah memastikan rumahnya dalam keadaan terkunci. Namun, ia kaget saat pulang rumahnya sudah dalam kondisi terbuka dan mobilnya raib.
“Saat itu saya kaget dan langsung mencari informasi ke tetangga, namun meraka tidak tahu. Ya sudah, saya langsung berpikir rumah saya ini kemalingan. Saya langsung lapor ke polisi,” jelas Tanus.
“Dengan ditangkapnya tersangka ini saya sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah bekerja menangkap pelaku. Dan barang-barang saya pun syukurnya masih ada,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tempat Karantina Covid-19 di Tangsel Bertema Glamping, Airin: Jangan Betah
-
Best 5 Oto: Rolls-Royce New Ghost Datang, Singapura Batasi Mesin Mobil
-
Denny Siregar: Partai Itu Diisi Maling Panci dan Tukang Santet, Demokrat?
-
Amsyong! IF Kena Tipu Teman Karantina di RLC Rp 160 Juta
-
Teror Gerombolan Pemotor Bersajam di Tangsel: Todong, Aniaya, & Curi Motor
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger