SuaraBanten.id - Seorang remaja berinisial F1 jadi korban dalam bentrokan tawuran yang terjadi di di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Kota Tangerang pada Kamis, 18 Februari 2021, sekira pukul 03.00 WIB.
Remaja berusia 16 tahun itu menderita luka parah di bagian wajah setelah terkena siraman air keras dari tiga pelaku berinisial RZ, MS, dan MB yang kini sudah diamankan polisi.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima menurutkan para pelaku mengaku air keras itu dibelinya secara online di media sosial, saat hendak melakukan aksi tawuran dengan kelompok korban.
Sebelumnya, lanjut dia, dua kelompok remaja tersebut janjian terlebih dahulu melalui media sosial Instagram.
“Telah terjadi kesepakatan (tawuran) melalui Instagram untuk melakukan tawuran, mereka melakukan pertemuan di daerah Poris,” kata Deonijiu dikutip dari BantenHits --jaringan Suara.com, Sabtu (27/2/2021).
Ia melanjutkan, saat bertemu dua kelompok remaja ini pun saling serang menggunakan senjata tajam. Namun, kelompok korban mundur lantaran jumlahnya lebih sedikit.
“Saat itulah korban terjatuh dan langsung diserang dengan menggunakan senjata tajam oleh para pelaku, bahkan satu pelaku menyiramnya dengan air keras,” Terangnya.
Ia menambahkan, para pelaku yang takut karena kasus tersebut viral kemudian langsung melarikan diri ke wilayah Banten. Namun, polisi berhasil menangkapnya di daerah Rangkas Bitung.
“Pelaku sudah kami amankan berikut barang bukti telah kami sita berupa celurit dua buah dan sebuah parang. Untuk air keras itu sendiri dibeli salah satu pelaku dari media sosial,” Tuturnya.
Baca Juga: Terperosok di Danau Bersalju, Remaja Ini Selamatkan Adiknya Lalu Tewas
Sementara, para pelaku yang masih di bawah umur polisi akan menjeratnya dengan Pasal 170 dan UU Perlindungan Anak dengan ancaman penjara sembilan tahun.
“Motif dari tawuran masih didalami. Untuk korban saat ini masih dirawat di RSU Kabupaten Tangerang,” Pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ruas Jalan Nasional di Lebak Rusak, Mahasiswa Demo: Mirip Kubangan Kerbau
-
Balai Desa Roboh, Nyawa Sekdes Selamat Usai Datang Terlambat
-
75 Kilometer Jalan di Kota Serang Rusak, Walikota Disebut Ingkar Janji
-
2.100 Pedagang di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Senin Depan
-
Asyik Bikin Video TikTok, Dua Remaja Malah Dibuat Takut oleh Sosok Ini
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya
-
Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan