SuaraBanten.id - Sepanjang 75 kilometer jalan di Kota Serang masih masih dalam kondisi rusak. Walikota Syafrudin dan wakilnya Subadri, dianggap telah mengingkari janji kampanyenya.
Parahnya kondisi jalan di Kota Serang terungkap dalam diskusi Ngopi Sore yang diselenggarakan oleh Pokja Wartawan Kota Serang (PWKS) bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Serang di Sekretariat PWKS, Kamis (25/2/2021).
Berbagai tanya jawab terjadi antara narasumber yakni Kepala DPUTR Kota Serang, M. Ridwan, dengan para awak media, mulai dari progres pembangunan jalan, hingga persoalan banjir.
Ketua PWKS M Tohir, mempertanyakan terkait dengan janji betonisasi jalan kecamatan setiap tahunnya, yang pernah dilontarkan oleh Syafrudin-Subadri pada saat kampanye.
“Kalau tidak salah ingat, waktu Pak Wali dan Pak Wakil kampanye itu, ada salah satu janji kampanye itu ingin membangun jalan beton di satu kecamatan setiap tahunnya," kata M Tohir dikutip dari Bantennews --jaringan Suara.com, Sabtu (27/2/2021).
"Jadi minimal dalam 5 tahun itu sudah 5 kecamatan yang sudah dibeton. Nah apa kabar program atau janji itu,” tambahnya.
Kepala DPUTR Kota Serang, M. Ridwan menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjalankan program satu tahun jalan kecamatan tuntas. Namun, realisasinya disebut akan sulit bahkan cenderung tidak mungkin.
Sebab jika dirata-rata, jalan yang ada di setiap kecamatan Kota Serang, kurang lebih memiliki panjang 40 kilometer.
“Itu tidak akan bisa kalau 40 kilometer. Karena jika dilihat data terdahulu, pembangunan jalan itu tidak mencapai 40 kilometer dalam satu tahun," kata Ridwan.
Baca Juga: Jalan Rusak Cilegon Makan Korban, Bakkara Tewas Gegara Hindari Lubang
"Jadi paling juga 15 hingga 20 kilometer. Jadi memang tidak akan sanggup dalam satu tahun. Sedangkan ada 5 kecamatan lainnya yang tidak disentuh jika program tersebut dijalankan,” ucapnya.
Kondisi itu membuat DPUTR Kota Serang lebih memilih melakukan pembangunan pada ruas jalan vital saja. Hal ini agar dalam melakukan prioritas pembangunan, tidak terjadi ketimpangan di beberapa ruas jalan vital yang memerlukan perbaikan.
"Dan jalan itu untuk mendukung suatu akses kegiatan yang vital bagi masyarakat. Jadi memang kami pilih jalan-jalan strategis, yang memang bisa menunjang pelayanan masyarakat,” tutur Ridwan.
Ridwan pun menjelaskan bahwa berdasarkan data, panjang jalan di Kota Serang mencapai 208 kilometer dengan 112 ruas jalan. Dari keseluruhan panjang jalan tersebut, sepanjang 75 kilometer masih dalam kondisi rusak.
“Secara keseluruhan, jalan kota itu 66 persen dalam kondisi baik. Jadi sekitar 34 persen jalan kota itu dalam kondisi rusak, atau jika dalam kilometernya itu sepanjang 75 kilometer. Jalan ini semakin terlihat (rusaknya) karena saat ini kondisi cuaca sedang ekstrem,” ucapnya.
Menurut Ridwan, biasanya setiap awal tahun pihaknya melakukan pemeliharaan jalan. Namun karena kondisi pandemi Covid-19, hal tersebut tidak dapat dilakukan lantaran tidak stabilnya sistem keuangan pemerintah.
Berita Terkait
-
Duh! Puluhan Warga Baros Jadi Korban Calo Tenaga Kerja, 1 Orang Ditangkap
-
Hari Ini Dilantik, Ratu Tatu Janji Tuntaskan PR di Periode Kedua
-
Demo Jalan Rusak, Warga Tangerang: Selamat Datang di Wisata 1000 Lubang
-
Resmi! Maja Diusulkan Jadi Kota Baru Bernama Kota Mandiri Maja di Banten
-
GP Ansor Desak Pemprov Banten Segera Buat Perda Pondok Pesantren
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Kemasan Berkualitas jadi Senjata UMKM Bersaing di Pasar Modern
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah Kritis, Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV