SuaraBanten.id - Rencana lelang dua pulau yang sebelumnya dikelola oleh PT. Bartera Banten Jaya (BBJ) hingga kini masih dikaji Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Dua pulau tersebut yakni Pulau Liwungan yang terletak di Kecamatan Panimbang dan Papole di Kecamatan Labuan. Wacana ini sendiri sudah bergulir sejak 2019 lalu.
“Kami masih melakukan kajian tentang pola yang akan digunakan dalam lelang itu, apakah polanya sewa atau bangun guna serah (BGS),” kata Kepala Seksi Pemberdayaan Barang Milik Daerah pada BPKD Pandeglang, Muhaimin kepada BantenHits (jaringan Suara.com).
Meski Pemkab mengaku masih mengkaji, namun pihaknya sudah menentukan retribusi yang harus dibayar pihak swasta ke Pemkab Pandeglang untuk pengelolaan kedua Pulau tersebut.
“Kalau nilai kami sudah tetapkan, rencananya dari dua pulau itu Rp1 Milyar per-tahun. Jika sudah dilelangkan, nanti hak pengelolaanya selama 25 tahun. Bayarnya terserah mau dibayar sekaligus atau per-tahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meski kewenangan pengelolaan dan pengawasan pulau ditarik Pemprov, namun keuda pulau itu masih dibawah tanggung jawab Pemkab Pandeglang.
“Kalau Pulau itu sudah milik Pemda, jadi tanggungjawab Pemda. Jadi nanti pemelihan mitra (Pengelola) melalui lelang, cuma kendalanya saat ini sertifikat belum selesai,” ujarnya, Rabu (24/2/2021).
Muhaimin juga menyebutkan, kekinian kedua pulau itu maih dikelola Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pandeglang.
“Saat ini dikelola Dispar, cuma mau kita tarik. Karena tidak ada pemasukan ke kas daerah,” pungkasnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Pandeglang Hari Ini, Hujan Masih Turun di Sejumlah Titik
Berita Terkait
-
Telan Biaya Rp31 Milyar, Puskesmas di Pandeglang Akhirnya Beroperasi
-
Pasien Covid-19 di Wisma PKPRI Semakin Berkurang, Sekda: Isolasi Terjamin!
-
Mendadak Polisi Bongkar Kuburan Warga di Pandeglang, Ini Penyebabnya
-
Longsor di Pandeglang, Pemukiman Warga Terancam Tanah Bergerak
-
Prakiraan Cuaca Pandeglang Hari Ini, Hujan Masih Turun di Sejumlah Titik
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial