SuaraBanten.id - Diresmikan Wali Kota Cilegon Edi Ariadi, Rabu (10/2/2021), area sekitar Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Cilegon masih banyak sampah yang menumpuk.
Pantauan SuaraBanten.id—grup Suara.com—pada area depan dan samping kanan Gedung Setda Baru dipenuhi dengan mobil dan motor yang terparkir.
Pada bagian samping gedung terlihat banyak sampah yang menumpuk. Baik sampah plastik maupun triplek dan bekas material bangunan enam lantai tersebut.
Sementara, di bagian dalam gedung, lift yang berjumlah 4 hanya 1 yang bisa beroperasi.
Keempat area lift yang berdekatan membuat para pejabat dan ASN Pemkot Cilegon yang hadir dalam peresmian mengantre cukup panjang.
Menanggapi terkait hanya 1 lift yang hidup, Edi memastikan lift masih dalam pemeliharaan dan masih menjadi tanggung jawab perusahaan yang membangun.
"Lift itu tadi belum selesai, nanti kita minta PPK dan PPTK untuk menyelesaikannya," ujarnya, Rabu (10/2/2021).
Terkait sampah, lanjut Edi, pihaknya sudah meminta kepala OPD sampai ke staf untuk menjaga kebersihan.
"Rokok dan segala macem dilarang (untuk meminimalisir sampah—red)," ujarnya.
Baca Juga: Baru Sebulan Digunakan, Fasilitas Gedung Baru Pemkot Cilegon Sudah Rusak
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ridwan mengungkapkan, gedung baru Setda Pemkot Cilegon tersebut masih dalam percobaan.
"Kita liat dulu kondisinya nanti kita coba semuanya bertahap lah satu-satu (lift-red) nanti setelah ini," ungkapnya.
Meski demikian, Ridwan memastikan 3 lift lainnya tidak rusak dan dalam waktu dekat akan segera difungsikan.
"Bulan-bulan ini atau bulan depan kita fungsikan," ujarnya.
Sampah menumpuk di area samping Gedung Setda baru Pemkot Cilegon, Rabu (10/2/2021).
Sejumlah ASN dan wartawan mengantre di lift Gedung Setda baru Pemkot Cilegon. Dari empat lift, hanya satu yang beroperasi, Rabu (10/2/2021).
Berita Terkait
-
Penutupan TPA Sarimukti dan Langkah Kecil yang Bisa Dilakukan di Rumah
-
DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif
-
5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini
-
Babak Akhir Negosiasi Uang Sampah Bantargebang, Pramono Anung: Everybody Harus Happy
-
Hadapi Risiko Banjir di Permukiman Padat, Warga Malaka Jaya Manfaatkan Biopori dan Penampung Air
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih
-
Update Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel: 2 Orang Tewas, 11 Luka-Luka, Korban Parah Dirujuk
-
Teka-teki Ledakan Pasar Cimanggis Terkuak, Ruko Ternyata Tempat Suplai Buah MBG
-
Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat
-
Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar