SuaraBanten.id - Salah satu wisata di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Pantai Tanjung Lesung bisa jadi pilihan bagi anda yang ingin berlibur akhir pekan ini.
Memasuki kawasan ini, anda akan disambut hamparan pasir putih yang membentang di pinggir pantai dan suasana alam yang sejuk yang membuat anda tidak akan kecewa mendatanginya.
Tidak hanya itu, berbagai destinasi seperti snorkling, water sport, ATV, archery atau memanah, bersepeda, mongolian center hingga bermain golf semua disediakan PT Banten West Java (BWJ) sebagai pihak pengelola.
“Selain menikmati pantai, wisatawan juga bisa menikmati spot-spot yang lain. Kami juga menggandeng para UMKM agar para pengunjung bisa menikmati hasil dari buah karya tangan mereka,” kata Room Division Manager, Suryana kepada Bntenhits (jaringan Suara.com).
Yana, sapaan akrabnya menjelaskan, pengelola Tanjung Lesung juga menyediakan trek berspeda dan ATV dengan lintasan hutan berpadu dengan sawah dan pantai.
“Untuk trek ada beberapa opsi yang kami gunakan untuk wisatawan yang menginap. Untuk trek yang jauh pun ada sampai ke pantai Batu Hideung dan Sumur,” ungkapnya.
Protokol Kesehatan Ketat
Pengelola juga terus berupaya menaati peraturan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam menerima wisatawan selama wabah Covid-19.
Wisatawan yang berkunjung akan diperiksa suhu tubuh saat memasuki kawasan pantai. Sarana cuci tangan dan fasilitas untuk menjaga jarak juga disediakan di tempat yang menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) itu.
Baca Juga: Wisata Tawangmangu Tetap Buka Saat Jateng di Rumah Saja, Ini yang Terjadi
Disampaikan GM Tanjung Lesung, Widiasmanto, kondisi wisata Tanjung Lesung belum pulih seperti sebelumnya. Meski demikian, pada bulan-bulan tertentu seperti libur Lebaran, Natal dan tahun baru, wisata ini ramai dikunjungi.
Tanjung Lesung juga sudah mendaftar program sertifikasi Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability (CHSE) untuk menjamin keselamatan wisatawan dari COVID-19.
“Memang sangat memprihatinkan. Ya belum pulih, tapi kami optimis dengan penerapan Protokol Kesehatan untuk menjamin keselamatan wisatawan pasti bisa bertahan, karena kemarin (Libur Lebaran, Natal dan Tahun Baru) juga penuh,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rumah Susun Segera Hadir di Pandeglang, Ditangani Kementerian PUPR
-
Di Tengah Pandemi, Kawasan Wisata Banten Lama Tetap Ramai Pengunjung
-
Liburan Akhir Tahun: Mengunjungi Kawasan Wisata Banten Lama Kala Pandemi
-
Film Kemarin: Kisah Lengkap Perjalanan Seventeen hingga Tragedi Tsunami
-
Kapalnya Tersapu Ombak dan Terombang-ambing di Laut, Rosad Berhasil Selamat
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Stafsus Menag Minta Kanwil Kemenag dan FKUB Bantu Tuntaskan Polemik POUK Tesalonika Teluknaga
-
Ini Alasan Satpol-PP Kabupaten Tangerang Segel Bangunan Yayasan Tesalonika Teluknaga Usai Ibadah
-
Duh! Usai Ibadah Jumat Agung, Kantor Yayasan Tesalonika Teluknaga Disegel Satpol-PP
-
Jaga Kondusivitas, Kapolsek Teluknaga Ikuti Ibadah Jumat Agung di POUK Tesalonika Teluknaga
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid