SuaraBanten.id - Setidaknya 41 rumah wrga di Kampung Jampang, Desa Sudamanik, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak terdampak bencanayang disebabkan pergerakan tanah pada 3 Januari 2021 lalu.
Melansir Bantenhits (jaringan Suara.com), 3 rumah di lokasi tersebut rusak total, 1 rusak berat dan 37 diantaranya rusak ringan.
Disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD) Lebak, Febby Rizki Pratama, korban terdampak pergerakan tanah akan dapat bantuan dari Pemkab berupa uang tunai Rp10 sampai Rp25 juta.
“Sudah kami usulkan bantuan itu kepada Bupati Lebak, tinggal menunggu diposisi dari beliau,” kata Febby, Senin (1/2/2021).
Febby menjelaskan, bantuan itu ditujukan pada warga yang akan merelokasi mandiri. Sementara, angka dari bantuan tersebut akan ditemtukan berdasarkan jenis bangunan warga terkait.
Ia melanjutkan, bangunan panggung akan dapat bantuan stimulan senilai Rp10 Juta, semi permanen Rp15 juta dan permanen Rp25 juta.
“Nantinya warga akan diberikan bantuan stimulan untuk membangun rumahnya kembali di lokasi yang lebih aman, dan tanahnya yang saat ini tetap hak milik warga," katanya.
“Insya Allah minggu-minggu ini akan kami kirimkan bantuan,” tutupnya.
Baca Juga: Terkuak, Nurman Bakar Minimarket Sajir dengan Ledakan Gas Pakai Popok Bayi
Berita Terkait
-
Bencana Pergerakan Tanah, Warga Kampung Jampang Kini Takut Masuk Rumah
-
Cuaca Lebak Hari Ini: Diprediksi Hujan Turun Dari Pagi Hingga Sore
-
Puluhan Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak di Lebak Banten
-
Kecot dan Ojot Colong Motor Cicih saat Pijat di Emak Janah
-
5 Hari Air PDAM Tidak Mengalir, Warga di Kalanganyar Lebak Geram
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman