SuaraBanten.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan Tangerang Selatan menandatangi Mou atau nota kesepakatan yang menimbulkan polemik. Nantinya, Kota Serang akan mendapat kiriman 400 ton sampah setiap hari. Hal ini disorot aktivis Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya, Anton Jordan Susilo.
“Kota Serang bukan Kota sampah tapi Kota Madani. Kami Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya menolak dan semoga pak Wali Kota Serang (Syafrudin) dan jajaranya yang baik, pikir ulang lah kerena sampah bukan warisan dan bisa diwariskan,” katanya dilansir BantenHits, Rabu (27/1/2021).
Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Cilowong, Kecamatan Taktakan masih terlihat sampah berserakan.
“Kota Serang dan pendamping Kabupaten Serang membuang sampah di Cilowong kurang lebih 300 ton (Per-Hari) tapi itu juga belum optimal masih ada sampah berserakan,” ungkapnya.
Anton juga menyarankan, Pemkot Serang harus bisa merubah paradigma terkait pengelolaan sampah. Karena sampah-sampah tersebut bisa menjadi sebuah kreasi yang memiliki nilai jual tinggi.
“Misalnya tentang kemanfaaat tentang sampah plastik itu bisa menjadi batako plastik, lantai dari cucian plastik bisa membuat MP3 dan MP4 untuk pupuk pertanian,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Pengangkutan Sampah Seluas Lapangan Bola di Bekasi Terkendala Akses Jalan
-
Pemkot Bekasi Berencana Kelola Lahan Penuh Sampah di Kalimalang
-
Trenyuh! Tinggal Sekitar Bak Sampah, Pemulung Buta Ini Kehilangan Suami
-
Sampah Pantai yang Tak Kunjung Usai
-
Videonya Viral, Emak-emak yang Buang Sampah di Laut Diciduk Wakil Wali Kota
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu