SuaraBanten.id - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten memutuskan untuk menghentikan pengoperasian resin plant PT Dover Chemical, di areal bangunan yang mengalami ledakan pada Selasa pekan lalu (22/12/2020).
Dikutip dari BantenNews.co.id, jejaring SuaraBanten.id, keputusan ini disampaikan dalam gelar ekspose Disnakertrans Banten, Selasa kemarin (29/12/2020) setelah tim yang terdiri dari penyidik tenaga kerja bersama tenaga spesialis lingkungan kerja dan spesialis pesawat tenaga produksi terjun ke lokasi ledakan.
"Indikasi munculnya ledakan ada beberapa hal. Yaitu terjadi karena vessel di resin plant yang mengalami over heating atau panas yang tidak terkendali pada saat pembuatan lem resin. Lalu temperatur steam pemanas bereaksi akibat over heating, jadi produk menguap di dalam vessel dan tidak dikendalikan sehingga terjadilah pelepasan tekanan yang menimbulkan ledakan," demikian Penyidik Tenaga Kerja Disnakertrans Banten, Rachmatullah kepada BantenNews.co.id.
Dalam penelusurannya, Penyidik Tenaga Kerja Disnakertrans Banten juga menemukan adanya keterlambatan pencabutan listrik mesin steam pemanas lem resin dalam insiden yang terjadi saat perusahaan tengah berupaya meningkatkan kapasitas produksi.
"Steam pemanas ini hanya dibatasi sampai 30 derajat Celsius, karena selebihnya bahan kimia akan panas dengan sendirinya. Ditambah adanya bahan campuran pembuatan resin yang berlebih sehingga tidak terkendali dan menimbulkan panas. Saat panas itu tak terkendali lalu disiram air, akhirnya meledak. Alasan mereka alurnya memang demikian untuk peredam, tapi ternyata meledak karena tidak bisa dikendalikan lagi," ujar Rachmatullah.
Dijelaskan, penghentian pengoperasian itu berlangsung sampai manajemen memenuhi kewajibannya atas hak tiga pegawai (sebelumnya diberitakan dua orang pegawai) yang menjadi korban ledakan.
"Kalau memang korban itu cedera, seperti apa penanganannya, termasuk hak istirahatnya karena trauma, lalu penyelesaian alat, setelah dinyatakan aman, barulah perintah penghentian produksi kami cabut. Rencananya surat penghentian itu akan kami serahkan besok," ucapnya.
Lebih jauh Rachmatullah menyayangkan sikap manajemen PT Dover Chemical yang dipandang kurang kooperatif dalam proses penyelidikan itu.
"Sayangnya pihak Dover tadi juga tidak dapat memenuhi undangan penyerahan data hari ini sebelum ekspose. Tapi tetap kami akan panggil, tadi mereka tidak dapat memenuhi panggilan karena beralasan tengah memenuhi panggilan dari Mabes Polri. Dalam peristiwa ini, kami akan menerapkan Undang-undang nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja," katanya.
Baca Juga: Ketua Komisi V DPRD Banten: PSBB Tidak Efektif, Hanya Seremonial Belaka
Hingga berita ini diturunkan, Manager Human Resource and General Affair PT Dover Chemical, Dade Suparna yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya masih tidak merespon panggilan wartawan.
Berita Terkait
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan
-
Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Satu Tahun Ratu Zakiyah-Najib, Program Pendidikan dan Kesehatan Tuai Apresiasi Dewan
-
PAN Cilegon Siapkan Strategi Menang Pemilu 2029, Fokus Konsolidasi hingga Pendataan Relawan
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang