Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Senin, 07 Desember 2020 | 12:54 WIB
Banjir di Pandeglang. [Bantennews]

SuaraBanten.id - Puluhan Desa di Kabupaten Pandeglang dilanda banjir setelah diguyur hujan terus menerus. Proses pendistribusian logistik pada Pilkada Pandeglang pun mengalami kendala.

Pasalnya hingga saat ini logistik tersebut masih tertahan di Panitia Pemungutan Suara (PPK).

Ketua KPU Pandeglang Ahmad Suj'ai menjelaskan logistik berupa kota suara dan surat suara dan lainnya bagi desa yang terendah banjir masih tertahan di PPK.

"Sampai dengan saat ini untuk desa yang banjir kotak suara yang sudah berisi surat suara dan sebagainya masih ditahan di PPK," Singkat Suj'ai saat dikonfirmasi, Senin (7/12/2020).

Baca Juga: Terus Diguyur Hujan, Puluhan Desa di Pandeglang Terendam Banjir

Sementara Komisioner KPU Pandeglang Ahmadi mengungkapkan, dalam proses distribusi logistik, KPU selalu memperhatikan cuaca. Jika cuaca mendukung baru logistik tersebut didistribusikan.

"Kalau tidak hujan logistik didistribusikan," ujarnya.

Menurutnya, distribusi logistik dilakukan secara berjenjang mulai dari gudang penyimpanan KPU ke masing-masing PPK lalu ke PPS dan KPPS. Untuk itu, Ahmadi meminta kepada anggotanya di bawah untuk memastikan cuaca saat proses distribusi.

"Jadi teman-teman di bawah harus memperhatikan cuaca," tandasnya.

Ketua PPK Panimbang Ujang mengatakan, pendistribusian logistik mengalami kendala di wilayah. Sebab selain lima Desa terendam banjir, jalan nasional Panimbang - Tanjung Lesung tidak bisa dilalui lantaran terendam banjir.

Baca Juga: Debat Pilkada Pandeglang: Dua Paslon Jualan Program Infrastruktur

"Untuk pergeseran logistik dari PPK ke PPS mengingat cuaca tidak bisa memungkinkan kemudian lintas jalan Panimbang itu posisinya lagi banjir. Maka untuk distribusi pergeseran itu di lakukan paling besok," kata Ujang dikonfirmasi terpisah.

Load More